Gelar Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Semeru 2023-2024, Polda Jatim Siap Sukseskan Pemilu 2024

  • Whatsapp
Img 20231010 Wa0133 800x533

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Memberikan jaminan berjalannya seluruh tahapan Pemilu 2024 yang damai,aman dan kondusif, Polda Jawa Timur akan melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata Semeru 2023-2024.

Mengawali kegiatan tersebut, Polda Jawa Timur juga telah menggelar Rapat Koordinasi ( Rakor ) Lintas Sektoral di Surabaya,” Selasa 10/10/2023).

Bacaan Lainnya

Rakor dibuka langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Toni Harmanto, dan dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya, Walikota Jenderal TNI Farid Makruf, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Akhmad Yusep Gunawan, Ketua DPRD Jatim, KPUD, Bawaslu, serta para jajaran Polres/ta jajaran Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjen Pol Toni Harmanto, dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan pemilu tahun 2024 diharapkan akan memberikan bukti keikutsertaan masyarakat dalam pesta Demokrasi.

“Pemilu serentak 2024 tentunya memiliki berbagai dampak problematika dan tantangan yang harus terus dijawab baik penyelenggara, aparat keamanan maupun organ – organ pendukung lainnya dalam pelaksanaan mulai dari tahapan pemilu sampai dengan selesai,” tutur Irjen Pol Toni Harmanto, Selasa (10/10/2023 ).

Kapolda Jatim menyebut ada beberapa hal yang perlu di antisipasi pada Pemilu kali ini yaitu konflik rekam jejak digital yang dikeluarkan untuk kepentingan kelompok.

“Termasuk pula di dalamnya Negative campaign, memviralkan rekam jejak untuk pembunuhan karakter, konflik perguruan silat yang rawan ditunggangi dan juga konflik buruh,” jelas Irjen Toni.

Berbagai tantangan yang diharapkan tidak memperlemah upaya dalam penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu perlu dipersiapkan yang matang, terencana dan pasti terukur dengan baik.

Menurut KapoldabJatim, di daerah lain pelaksanaan tahapan Pemilu serentak di tahun 2024 termasuk di Jawa Timur tentunya memiliki berbagai macam kerawanan.

Ditambah lagi wilayah Jawa Timur yang sangat luas dengan kondisi geografis yang beragam, menurut Kapolda Jatim juga akan berpotensi menjadi calon pendistribusian logistik pemilu.

Kapolda Jatim juga menyebut dari segi keamanan berdasarkan penilaian bagan IPKP Polri periode ketiga di Jatim saat ini masuk kategori rawan dengan skor 65,16 persen.

“Persentase ini merupakan angka penurunan dibandingkan periode kedua sebelumnya yakni kategori sangat rawan sebelum ditahap ketiga skor sebelumnya 81,14 persen,” tambah Irjen Toni Harmanto.

Indeks kerawanan potensi konflik yang ada di akhir tahun lalu kata Kapolda Jatim sebanyak 268 dengan mengungkap berbagai klaster potensi konflik dan saat ini hanya tersisa 4 (empat).

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Dir Intelkam Polda Jatim, Pak Karoops dan seluruh jajaran TNI, jajaran Kepolisian elemen masyarakat, pemangku kepentingan semua,” ucap Kapolda Jatim.

Pelaksanaan operasi mantap Brata Semeru 2023-2024 jajaran Polda Jatim akan menerjunkan 2.653 personel, 20.940 personel Polres, 10.932 personel TNI dan 241.332 personel Linmas dengan total keseluruhan 275.257 personel gabungan.

Nantinya akan melaksanakan kegiatan pengamanan kantor penyelenggara pemilu, KPUD, Bawaslu dan juga tahapan terkait dengan patroli yang dilakukan di 120.66 TPS, jelasnya.

Dari peta ada TPS yang memiliki kategori kurang rawan sebanyak 115.477 TPS, sedangkan TPS rawan 2.996 TPS dan sangat rawan ada 1.188 TPS.

Pemetaan tersebut kata Kapolda Jatim berdasarkan masukan dari kewilayahan dan untuk bisa dipastikan lagi yang akan dilakukan optimalisasi anggota yang akan ditempatkan di tempat tersebut.

“Sebelum melaksanakan operasi, Mabes Polri, Polda Jatim beserta jajaran bersama dengan TNI dan Stakeholder telah melakukan kegiatan rutin sebagai suatu bentuk call sistem untuk menyejukkan situasi dan kondisi,” pungkas Irjen Toni.

(Abie).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *