PEMKOT SURABAYA RESMIKAN LAYANAN RADIOTERAPI RSUD DR SOEWANDHIE, HADIRKAN LAYANAN ONE STOP SERVICE

  • Whatsapp
Screenshot 20231117 150844 Chrome

SURABAYA, Nusantaraabadinews.comPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmikan layanan Oncology Center dan Gedung Graha Adyatma RSUD dr Mohamad Soewandhie, Kamis (16/11/2023). Peresmian ini merupakan bentuk komitmen Pemkot Surabaya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya untuk penanganan kanker.

Peresmian dihadiri Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, drg Yuli Astuti Saripawan serta Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang diwakili Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fauzie Mustaqiem Yos. Selain itu, peresmian ini juga dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya.

Bacaan Lainnya

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa RSUD dr Moh Soewandhie menyediakan pelayanan pengobatan kanker melalui Oncology Center secara lengkap. Layanan Oncology Center tersebut, hadir sebagai One Stop Service untuk Onkologi.

“Jadi, masyarakat di Kota Surabaya akan semakin mudah dalam mengakses informasi, melakukan skrining kanker, hingga pelayanan pengobatan bagi penderita kanker,” kata Wali Kota Eri Cahyadi dalam sambutannya, seperti dibacakan oleh Fauzie Mustaqiem Yos.

Menurutnya, kehadiran Oncology Center atau pelayanan radioterapi ini merupakan bagian dari upaya pemkot mewujudkan Medical Tourism Surabaya. Medical Tourism merupakan wisata berbasis kesehatan yang diharapkan dapat menarik wisatawan dari luar negeri untuk berobat di Surabaya.

“Dengan adanya Oncology Center ini, kami optimistis dapat mereduksi sekitar 50 persen masyarakat Surabaya yang pergi ke luar negeri untuk berobat,” kata Wali Kota Eri. 2023, layanan ini bisa digunakan oleh pasien BPJS.

“Proses (kerjasama BPJS) sedang berjalan, kemungkinan besar Desember kita sudah mulai. Jadi, pasien yang sudah dirawat sementara umum, karena umum begitu mahalnya, itu yang menyebabkan jumlah pasien masih empat orang,” kata Billy.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak Januari sampai November 2023, RSUD dr Soewandhie sudah melakukan 1000 kali pelayanan kemoterapi kanker. Nah, apabila itu dikonversi, maka jumlah pasiennya sekitar 350 orang.

“Kalau tahun sebelumnya (2022), itu hanya 275. Jadi dari tren ini kita lihat semakin lama semakin meningkat. Nah, apakah itu semua warga Surabaya, masih campur. Tapi pasti angkanya itu makin lama makin meningkat,” ujarnya.

Oleh karenanya, Billy menyatakan bahwa RSUD dr Soewandhie Surabaya berupaya membuat pelayanan terapi agar lebih efektif. Bagaimana layanan itu menjadi lebih cepat, termasuk dengan diagnosisnya. “Untuk itulah layanan radioterapi ini diadakan,” pungkasnya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *