Sekdaprov Jatim Hadiri Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional Tahun 2023 di Trenggalek

  • Whatsapp
Screenshot 20231203 171117 Chrome

TRENGGALEK, Nusantaraabadinews.com Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim), Ady Karyono, Minggu (3/12/2023) pagi menghadiri acara puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Trenggalek tahun 2023.

Dalam acara yang digelar meriah di GOR Gajah Putih Trenggalek Jl. Jambangan, Sumbergedong Kec. Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Sekdaprov Jatim memberikan sambutan yang penuh semangat dan inspiratif.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasinya terhadap upaya Kabupaten Trenggalek dalam penanganan disabilitas diwilayahnya, serta Puncak Peringatan Hari Disabilitas Internasional yang tepat pada harinya, yakni tanggal 03 Desember.

Ia menekankan pentingnya kesetaraan dan inklusi bagi semua warga, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik maupun mental. Ia pun menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk terus mendukung program-program inklusi dan perlindungan hak-hak disabilitas.

Selain itu, pihaknya juga menyoroti beberapa program yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mendukung masyarakat disabilitas. Ia menjelaskan berbagai kebijakan dan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas, peluang pekerjaan, serta pendidikan bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Dalam konteks ini, ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung bagi seluruh masyarakat, termasuk disabilitas. Ia mengajak seluruh pihak terlibat untuk bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan.

Acara peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Trenggalek tahun 2023 juga diisi dengan berbagai kegiatan, termasuk pameran hasil karya disabilitas yang diikuti 27 stand pameran, pelatihan inklusi, dan pertunjukan seni dari para talenta difabel. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran dan memperkuat solidaritas masyarakat terhadap kaum disabilitas.

Hari Disabilitas Internasional tahun 2023 mengusung tema: Bersatu Dalam Aksi Untuk Menyelamatkan dan Mencapai SDGs bagi, dengan dan oleh Orang-orang dengan Kondisi Disabilitas.

Tema ini disampaikan PBB sebagai bentuk nyata memberikan dukungan dan kepedulian untuk penyandang disabilitas. Mereka mengkhawatirkan kondisi penyandang disabilitas di tengah krisisnya dunia.

Sebab dalam laporan disabilitas dan pembangunan PBB 2023 ditemukan indikasi bahwa dunia tidak berada pada jalur yang tepat untuk memenuhi SDGs penyandang disabilitas.

PBB menginginkan terjadi percepatan secara intensif terhadap SDGs penyandang disabilitas. Lantaran mengingat keberadaan penyandang disabilitas sebelumnya sempat terpinggirkan dan kerap menjadi kelompok yang paling tertinggal.

Sebagai bagian dari kunjungannya, Sekdaprov Jatim juga menyapa tokoh-tokoh disabilitas dan para pemangku kepentingan terkait. Hal ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dan memperoleh masukan yang dapat menjadi dasar untuk penyusunan kebijakan yang lebih baik di masa mendatang.

Dengan partisipasi aktif, Ady Karyono dalam peringatan Hari Disabilitas Internasional di Kabupaten Trenggalek tahun 2023, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk mendukung upaya inklusi dan perlindungan hak-hak dasar bagi masyarakat disabilitas.

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jatim, Restu Novi Widiani mengungkapkan bahwa Jawa Timur menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki Unit Pelaksana Teknis (UPT) terbanyak dalam menangani isu Disabilitas.

Restu Novi Widiani menyebutkan bahwa Jatim memiliki total delapan UPT yang fokus pada penanganan masalah kesejahteraan dan pemberdayaan untuk masyarakat dengan kebutuhan khusus.

Keberadaan UPT tersebut merupakan bukti konkret dari komitmen pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian serius terhadap kelompok Disabilitas. “Jawa Timur tidak hanya berbicara, tetapi juga beraksi dalam mewujudkan inklusivitas dan keadilan sosial bagi warga yang memiliki disabilitas,” ujar Kadinsos.

Novi Widiani juga menambahkan, bahwa pihaknya terus berupaya mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat dan sektor swasta, untuk mendukung program-program inklusif bagi masyarakat Disabilitas. “Komitmen ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tugas bersama untuk menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung bagi semua warga Jawa Timur,” katanya. (jal/hjr)

Dinas KOMINFO Jatim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *