Wujudkan Pemilu Berintegritas dan Damai, Kadis Kominfo Ajak Mahasiswa Lakukan Penguatan Literasi Digital

  • Whatsapp
Screenshot 20231207 170807 Chrome

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin menekankan dan mengajak mahasiswa bersama-sama melakukan penguatan literasi digital, masyarakat Jawa Timur untuk ikut dalam menciptakan pemilu yang berintegritas, damai, dan berkeadilan.

Ajakan itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam acara Sosialisasi dan Edukasi Korbinmas Baharkam Polri dan Polda Jatim dalam rangka Nusantara Cooling System dan Memelihara Kamtibmas Menuju Pemilu yang Aman, Damai dan Sejuk yang berlangsung, Kamis (7/12/2023) bertempat di Ruang Al Ghozali Lantai 7 Fakultas Ekonom dan Bisnis Islam, UIN Sunan Ampel Surabaya.

Bacaan Lainnya

Dikatakannya, penguatan literasi digital adalah sebagai upaya mewujudkan pemilu yang damai, aman, dan lancar. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat Jawa Timur dalam menangkal berita hoax yang dapat mengganggu keberlangsungan pemilu.

Dalam paparannya, Sherlita menyebutkan, bahwa literasi digital menjadi pondasi utama dalam memahami dan menyaring informasi yang beredar di dunia maya. Ia mengajak mahasiswa se- Jawa Timur untuk aktif dalam membagikan pengetahuan literasi digital kepada masyarakat luas guna menciptakan pemilih yang cerdas dan kritis.

Selain itu, dalam konteks pemilu, ia mengingatkan pentingnya memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, sehingga masyarakat dapat menghindari penyebaran berita palsu yang dapat merugikan proses demokrasi. Lebih lanjut tentang program konkretnya untuk meningkatkan literasi digital di tingkat masyarakat. Hal ini mencakup penyelenggaraan workshop, pelatihan, dan kampanye penyadaran literasi digital di berbagai komunitas.

Dikatakannya, dalam upaya bersama untuk Jatim Bebas Hoax apalagi tahun politik di tahun 2024. Diskominfo Jatim terus mengembangkan dan pemanfaatan Klinik Hoax yang telah dipunyai. Masyarakat bisa mengecek kebenaran sebuah informasi. Inovasi dari Diskominfo Jatim ini juga diharapkan bisa direplikasi di seluruh kabupaten/kota se-Jatim.

“Kami berharap Klinik Hoaks ini bisa dimanfaatkan semua lapisan masyarakat untuk mengecek kebenaran sebuah informasi, khususnya ditahun pemilu ini,” katanya.

Sherlita menyampaikan harapannya agar generasi muda, terutama mahasiswa, dapat menjadi agen perubahan dalam memerangi penyebaran informasi palsu. Ia menekankan bahwa melalui penguatan literasi digital, masyarakat Jawa Timur dapat ikut serta dalam menciptakan pemilu yang berintegritas, damai, dan berkeadilan. Acara tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif akan urgensi literasi digital dalam konteks pesta demokrasi.

Turut menjadi narasumber lain yakni Kepala Bakesbangpol Jatim, Eddy Supriyanto dan Kompol Suni Ardana, SH, MH selaku Kanit 2 Subdit I Ditreskrimum Polda Jatim, yang menyampaikan materi tentang Penegakan Hukum Pemilu Pada Pemilu 2024. Kegiatan sosialisasi dimoderatori oleh AKBP Bahrun Nasikin. (jal)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *