Dosen FPK UNAIR Dorong para Ibu Selalu Siapkan Menu Makanan Berbahan Baku Ikan

  • Whatsapp
Screenshot 20231212 161946 Samsung Internet

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) UNAIR, Heru Pramono, berkesempatan menjadi pembicara dalam acara peringatan Hari Ikan Nasional ke-10, bertajuk ‘Ikan untuk Generasi Emas, Jatim Bangkit Terus Melaju’, di Gedung Dyandra Convention Center, Surabaya, Senin (11/12/2023). Pada momen itu, Ia menyampaikan pesannya kepada para ibu, agar selalu menyiapkan menu makanan berbahan baku ikan untuk generasi emas.

“Pesan saya, kepada ibu-ibu yang ada di rumah jangan sampai lupa agar setiap hari pada masakannya ada menu ikan yang bervariasi, dan ajak atau didik anak-anak kita dengan komprhensif. Bahwa ikan itu punya banyak gizi sehingga mereka paham mengonsumsi itu menjadi satu kebutuhan bukan paksaan,” tutur Heru saat ditemui, usai memaparkan materinya yang berjudul ‘Peran serta Ibu dalam Mendukung Konsumsi Ikan untuk Generasi Emas’.

Bacaan Lainnya

Heru menerangkan, sebenarnya produk perikanan itu sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak generasi penerus bangsa, khususnya untuk menyongsong generasi emas 2045.

“Kita tahu sendiri sebenarnya 20 tahun lagi, kita mencapai puncak produktifnya. Bahwa 70% orang Indonesia, mencapai pada bonus demografi dimana saat itu kita membutuhkan orang-orang, atau SDM yang sehat, cerdas, komprehensif, adil dan memiliki kebahagiaan. Sehingga konsumsi ikan yang sangat bernutrisi itu penting sekali bagi anak-anak kita yang masih kecil bahkan untuk ibu-ibu hamil agar nutrisinya tercukupi,” terangnya.

Supaya negara Indonesia dapat mempersiapkan generasi emas 2045, Heru menilai, peran ibu itu sangat krusial. “Saat ini kan konsumsi ikan di Indonesia itu sebenarnya juga sudah cukup meningkat dan semakin meningkat. Namun kita perlu terus meningkatkan angka konsumsi ikan di Indonesia, agar ke depan nutrisi yang diperlukan anak-anak kita tercukupi,” tukas Heru.

Heru menjelaskan, peran ibu dalam menyiapkan generasi emas diantaranya adalah, mendidik, memotivasi, berkomunikasi, dan menyediakan menu makanan yang bernutrisi setiap harinya seperti ikan.

“Menyediakan menu bervariasi berbasis atau berbahan baku ikan adalah peran ibu dalam menyiapkan menu bagi anak-anaknya. Karena ikan merupakan sumber nutrisi penting bagi perkembangan anak, ibu memiliki peranan penting terhadap konsumsi ikan pada anak,” jelasnya.

Dosen UNAIR yang diketahui pernah tinggal di Jepang ini mengatakan, bahwa di Jepang itu semua menu makanannya terdapat bahan ikan di dalamnya. “Bahkan Bumbunya pun ada bahan baku ikannya, maka tingkat konsumsi ikan di Jepang itu ya sangat tinggi. Sehingga, Indonesia juga diharapkan menuju ke sana. Saat ini, kita perlu berkiblat, belajar seperti kebiasaan Jepang yang gemar mengonsumsi ikan, semoga nanti syukur-syukur tingkat konsumsi ikannya di Indonesia bisa melebihi Jepang nantinya,” pungkas Heru.

Sebagai informasi, kegiatan Peringatan Hari Ikan Nasional ke-10 yang diinisiasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur (DKP Jatim) ini, merupakan sarana promosi untuk menunjukkan potensi kelautan dan perikanan Jawa Timur. Kegiatan diadakan untuk mendukung indikator peningkatan konsumsi ikan Jawa Timur, serta memberikan pemahaman pentingnya konsumsi ikan untuk mewujudkan generasi emas 2045.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak. Dan diiikuti oleh, seluruh Ketua Forikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, Kepala OPD terkait lingkup Pemprov Jawa Timur, Kepala DKP Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, para akademisi, dan pengurus tim penggerak PKK. Turut hadir dalam kegiatan, Chef Billy Kalangi yang melakukan demo masak berbahan baku ikan. (vin/s)

Humas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *