Belajar Publikasi Hingga Keamanan Informasi, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur Kunjungi Kominfo Jatim

  • Whatsapp
Screenshot 20231230 175307 Yahoo Mail

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Guna belajar terkait publikasi, pengelolaan PPID, hingga keamanan informasi, Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kominfo Jatim), di Surabaya, Jumat (29/12/2023).

Kunjungan ke Kominfo Jatim tersebut, dipimpin secara langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Umi Kulsum, dengan didampingi empat orang pegawai lainnya. Sedangkan, pihak Dinas Kominfo Jatim yang menerima kunjungan ialah Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi Publik, Assyari, bersama dengan beberapa pegawai lainnya.

Bacaan Lainnya

Dalam diskusi, Kabid Komunikasi Publik Kominfo Jatim, Assyari, mengatakan, Kominfo Jatim menerima kunjungan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dengan terbuka dan siap memberi dukungan maupun informasi yang dibutuhkan.

“Terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur yang telah mempercayakan untuk melakukan audiensi dan diskusi dengan kami. Tugas Kominfo Jatim ini adalah diseminasi dan mengelola informasi pemerintah melalui media sosial yang merupakan media digital. Apabila dari pertemuan kali ini berkehendak meminta sesuatu dukungan, kami sangat terbuka untuk membantu,” tutur Assyari.

Assyari juga menyampaikan, pihaknya merasa sangat bersyukur apabila dari kunjungan maupun audiensi dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur ini nantinya akan dilanjutkan dengan rencana kerja sama. “Dari pertemuan ini akan lebih bagus jika ada tindak lanjutnya, sehingga ada kerja sama yang harus disegerakan,” tukasnya.

Sementara itu, saat ditemui usai diskusi, Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, Umi Kulsum mengatakan, sebenarya sudah dari dulu pihaknya punya keinginan dan berniat untuk bersilaturahmi ke Dinas Kominfo Jatim, karena ada beberapa hal yang ingin dipelajari.

“Jadi istilahnya kami menimba ilmu, dan ingin bekerja sama terkait dengan layanan kami, serta terkait publikasi yang dipunyai. Kami ingin semuanya maksimal, karena tentu di Kominfo Jatim ini punya banyak hal yang memang sudah baik dan kami ingin belajar terkait dengan publikasi,” ucap Umi.

Selain belajar terkait publikasi, Umi mengungkapkan, tujuan kunjungan ke Kominfo Jatim adalah juga ingin menjalin rencana kerja sama. “Karena kami hanya memiliki SDM yang terbatas sedangkan kegiatannya banyak, tentu kalau hanya sendiri itu tidak akan maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat baik terkait dengan informasi-informasi kebahasaan, kesastraan, pembinaan termasuk juga Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia atau UKBI, dan hal lain dari program kami yang harus diikuti ataupun yang harus diketahui oleh masyarakat Jawa Timur,” jelas Umi.

Umi menuturkan, sebagian besar hasil diskusi dengan Kominfo Jatim sudah sesuai dengan yang diinginkan, pihaknya mengaku telah mendapatkan pemahaman, trik, dan strategi-strategi jitu terkait dengan publikasi, maupun keamanan informasi.

“Karena media sosial kami juga pernah di hack ya, penanganan keamanan informasinya seperti apa di Kominfo Jatim ini kami ingin belajar. Supaya kami lebih masif lagi memberikan berita kepada masyarakat, tadi juga sudah diberikan saran supaya kami bisa bekerja sama. Nanti ada beberapa program umpamanya terkait dengan data-data kebahasaan, layanan-layanan kebahasan, supaya bisa dibantu oleh Dinas Kominfo Jatim,” ujarnya.

Setelah kunjungan ini, Umi mengungkapkan akan melakukan pengajuan rencana kerja sama kepada Kominfo Jatim. “Dalam waktu dekat kami akan mengajukan nota kesepahaman bersama, apalagi diketahui ada MoU antara Provinsi Jawa Timur dengan Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi yang sekarang sudah digodok. Sehingga, tentu kami akan membuat PKS, dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur ke Dinas Kominfo Jatim, kemudian hal lainnya kami juga akan menitipkan pesan-pesan kami, iklan-iklan kami terkait kebahasaan di Kominfo Jatim,” ungkap Umi.

“Kami juga akan ikut berpartisipasi dalam podcast maupun seminarnya Kominfo Jatim supaya program kami di Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur tidak hanya didengar oleh kalangan tertentu, tapi juga lebih masif lagi, ke seluruh masyarakat di Jawa Timur,” sambung Umi.

Umi berharap, ke depan rencana kerja sama antara Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur dengan Dinas Kominfo Jatim nanti lancar dan semakin masif, sehingga program yang dimiliki masing-masing lembaga bisa semakin berkembang dengan baik. “Diharapkan bisa ada sinergi yang lebih masif lagi, kami juga terus belajar nanti mungkin juga ada evaluasinya terkait kerja samanya juga evaluasi dari media-media sosial yang sudah kami buat,” harapnya. (vin/s)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *