Lanal Semarang Bantu Bencana Banjir Di Kabupaten Jepara Dan Kabupaten Demak

  • Whatsapp
Img 20240318 Wa0005

DEMAK, Nusantaraabadinews.com – Faktor alam dan curah hujan yang sangat tinggi serta angin kencang beberapa hari belakangan ini, membuat banjir di 2 Kabupaten wilayah kerja Lanal Semarang. Menanggapi kejadian tersebut Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Semarang Kolonel Laut (E) Joko Andriyanto, S.T., M. Tr. Hanla.,. M.A.P., memberikan perintah kepada prajuritnya membantu bencana banjir di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Demak. (17/03/2024)

Pos Angkatan Laut (Posal) Jepara yang berada dibawah jajaran Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang sigap dalam percepatan penanganan banjir, membantu mengevakuasi warga terdampak banjir. Pasalnya ketinggian air yang telah menggenang dipemukiman warga antara 30 hingga 60 cm.

Bacaan Lainnya

Img 20240318 Wa0006

Banjir yang terjadi disejumlah daerah Kota ukir Jepara ini yaitu Desa Dorang Kecamatan Nalumsari, Desa Sowan Lor Kecamatan Kedung, dan Desa Batu Kali Kecamatan Kalinyamatan.

Saat ini prajurit Posal Jepara bersama Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD), dan tim Search and Rescue (SAR) masih terus berkomunikasi dan berkolaborasi dalam percepatan penanggulangan banjir serta menempatkan lokasi pengungsian warga berada di SD Dorang, Masjid Desa Batu Kali, dan Balai Desa Sowan Kidul.

Kabupaten Demak yang beberapa waktu lalu tepatnya pada tanggal 10 Februari 2024 mengalami bencana banjir akibat tanggul jebol, berdasarkan data update dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 16 Maret 2024, banjir di Kabupaten Demak meluas ke 72 Desa di 10 Kecamatan yaitu Kecamatan Demak, Kecamatan Sayung, Kecamatan Meranggen, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Guntur, Kecamatan Karangawen, Kecamatan Dempet, Kecamatan Wonosalam, Kecamatan Karangtengah, dan Kecamatan Gajah. Selain itu bencana banjir ini mengakibatkan 19.921 KK atau 74.237 warga terdampak serta 4.244 warga diantaranya mengungsi.

3 (tiga) tanggul jebol yang diakibatkan curah hujan tinggi dan angin kencang selama 3 (tiga) hari sejak 13 Maret 2024 kemarin yaitu tanggul Sungai Dombo Desa Menur Kecamatan Meranggen, tanggul Sungai Dukuh Menawan Desa Merak Kecamatan Dempet, dan tanggul Sungai Jratun Desa Tambirejo Kecamatan Gajah.

Saat ini prajurit Posal Demak masih melaksanakan evakuasi warga dan berkomunikasi ketat serta berkolaborasi bersama BPBD dan tim SAR gabungan dalam percepatan penaggulangan bencana banjir di Kabupaten Demak. (NoviSH)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *