Awas Judi Online Marak di Kalangan Pelajar, Bukti Literasi Masyarakat Rendah 2024

  • Whatsapp
Incollage 20240322 151855115

JATIM, Nusantaraabadinews.com — Judi online saat kini makin marak bahkan di kalangan pelajar dan mahasiswa. Perencana Keuangan mau dibuat bayar sekolah teryata habis di buat judi online didik mengungkapkan fenomena tersebut membuktikan kurangnya literasi keuangan di kalangan masyarakat

Fenomena ini jadi salah satu bukti bahwa literasi keuangan masyarakat kita masih sangat rendah. Kurangnya literasi keuangan membuat orang mudah terbawa iming-iming kaya mendadak dalam waktu instan yang selalu dielu-elukan oleh perusahaan judi online,” kata didik kepada media,jum’at (22/3/2024).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, fenomena judi online cukup memprihatinkan.didik mengatakan, berdasarkan data di lapangan banyak kalangan pelajar yang terjerumus judi online.

Fenomena tersebut semakin miris, karena judi online mulai marak di kalangan mahasiswa dan pelajar. Pada beberapa kasus, didik menemukan mahasiswa yang terjerat pinjaman online juga menggadai aset orang tua demi bermain judi online.

Img 20240322 Wa0122 750x375Dari kasus tersebut,didik menilai efeknya cukup panjang mulai dari kesulitan keuangan, putus kuliah, hingga terpaksa terapi ke psikiater karena kesehatan jiwanya terganggu. Dia melihat fenomena tersebut memang berakar dari hal yang sama yaitu kurangnya literasi keuangan di masyarakat sehingga generasi muda banyak yang mudah terhasut iming iming kekayaan instan lewat judi online

Judi online terus menjamur dan belum ada sanksi tegas lebih lanjut kepada perusahaan-perusahaannya. Bahkan, kalangan remaja sudah mulai banyak yang ikut-ikutan main judi online, seperti yang dikisahkan seorang pria di MR X.

Jadi keinget beberapa minggu lalu ngeliat bocah SMP main judi slot di depan warung gitu. Terus gue tanya, ‘Dek main apa itu?’, bocil menjawab, ‘Selot… Selot…Link Ratu’303,” ungkapnya menceritakan pengalaman pribadinya, melihat langsung bocah SMP bermain judi online.

Penasaran, ia bertanya darimana mereka tahu permainan tersebut. Dan mereka menjawab dari YouTube channel yang berisi konten Mobile Legend slot dan ratu 303. Ini mengartikan, bahwa sebagian besar remaja mengetahui judi online dari endorse judi online yang ditampilkan konten kreator game.

Ia mengaku kasihan melihat anak-anak remaja yang jika dilihat dari sisi psikologis, mereka masih labil dan mudah terbawa arus. Pertama, anak-anak masih suka mengidolakan figur publik seperti streamers. Jadi apapun yang dilakukan idolanya, pasti ditiru tanpa pikir panjang (*).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *