MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Kesulitan mendapatkan air bersih yang dialami warga RW 05 Kelurahan Kelun, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, mendapat perhatian dari Kodim 0803/Madiun. Bantuan air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekurangan air.
Kegiatan penyaluran bantuan air bersih tersebut berlangsung pada Selasa (29/9/2026) di wilayah RW 05 Kelurahan Kelun. Dalam pelaksanaannya, personel Kodim 0803/Madiun bersinergi dengan unsur kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.
Bantuan ditujukan kepada warga yang terdampak kekurangan air bersih di lima RT. Sedikitnya 15 kepala keluarga (KK) menerima manfaat dari penyaluran tersebut.

Dandim 0803/Madiun Letkol Inf I Nyoman Adhi Saputra mengatakan, bantuan air bersih merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, terutama warga yang tengah menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga Kelurahan Kelun yang terdampak kekurangan air bersih. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama peduli dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurutnya, jajaran Kodim 0803/Madiun akan terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah maupun unsur terkait untuk memantau kondisi serta kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
“Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam situasi tertentu, tetapi juga ketika warga membutuhkan bantuan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,” tambahnya.

Di lapangan, Danramil Taman Kapten Chb Loso bersama personel turut mendampingi proses penyaluran air bersih kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kasi Trantib Kelurahan Kelun Dimas, Ketua RW 05 Kelurahan Kelun Siswanto, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga masyarakat.
Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menunjukkan sinergi antara TNI, aparat kepolisian, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam merespons kebutuhan warga.
Bagi masyarakat yang terdampak kekurangan air, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk nyata kehadiran aparat kewilayahan dalam membantu masyarakat menghadapi persoalan air bersih.






