TULUNGAGUNG— _nusantaraabadinews.com_ Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memiliki potensi wisata alam yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya adalah Air Terjun Alam Kandung, destinasi yang menawarkan keindahan aliran air alami di tengah kawasan perbukitan.
Keberadaan Air Terjun Alam Kandung menjadi bagian dari potensi wisata alam Tulungagung yang dapat dikembangkan melalui promosi pariwisata berkelanjutan. Keindahan bentang alam, suasana sejuk, serta karakter lingkungan perbukitan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana alam.
Pengembangan potensi tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Tulungagung dalam mengembangkan Geopark Tulungagung atau *Wadjakensis*. Berdasarkan informasi yang diberitakan sebelumnya, kawasan ini telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional melalui Surat Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 342.K/GL.01/MEM.G/2026, dengan 18 situs warisan geologi atau geosite.
Geopark tidak hanya berkaitan dengan pelestarian warisan geologi, tetapi juga dapat menjadi sarana edukasi, pengembangan pariwisata, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan. Pengelolaan yang terencana diharapkan mampu memberikan manfaat ekonomi tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan dan nilai sejarah setempat.
Salah satu unsur penting dalam pengembangan Geopark Tulungagung adalah Kompleks Gua Wajak, yang dikenal melalui penemuan fosil manusia purba Homo wajakensis pada 1888 oleh B.D. van Rietschoten. Warisan tersebut memperkuat nilai geologi dan sejarah Tulungagung sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya yang perlu dilestarikan.
Dalam konteks pengembangan wisata daerah, Air Terjun Alam Kandung berpotensi dipromosikan sebagai destinasi wisata alam yang melengkapi daya tarik pariwisata Tulungagung. Meski demikian, keterkaitan langsung air terjun tersebut dengan 18 geosite yang ditetapkan secara nasional perlu dipastikan melalui data resmi pemerintah daerah.
Pengembangan destinasi wisata alam juga memerlukan perhatian terhadap aksesibilitas, kebersihan, keselamatan pengunjung, serta perlindungan ekosistem. Keterlibatan masyarakat setempat menjadi faktor penting agar aktivitas pariwisata dapat memberikan manfaat nyata bagi perekonomian warga.
Dengan promosi yang tepat dan pengelolaan berkelanjutan, potensi wisata alam Tulungagung diharapkan semakin dikenal luas. Sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pengelola wisata dapat menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi Tulungagung sebagai daerah yang memiliki kekayaan geologi, sejarah, budaya, dan bentang alam yang menarik. ( Sup )






