Geger di Banyu Urip Wetan! Tanah Ambles Sedalam 1,5 Meter, Air Jernih Menyembur dari Bawah Jalan

  • Whatsapp
Img 20250514 Wa0001
Kondisi tanah ambles di Banyu Urip Wetan Surabaya akibat pipa PDAM bocor dan perbaikan telah dilakukan tim teknis

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Warga Jl. Banyu Urip Wetan Gang 4, wilayah yang berada di perbatasan antara Kelurahan Putat Jaya dan Kelurahan Banyu Urip, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, digemparkan oleh fenomena alam tak biasa. Pada Selasa (13/5) sekitar pukul 15.00 WIB, sebuah titik di jalan tersebut tiba-tiba ambles sedalam 1,5 meter dan menyemburkan air jernih tanpa henti.

Peristiwa ini sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan warga sekitar. Mereka mempertanyakan dari mana asal air bersih tersebut. Setelah dilakukan pengamatan lebih lanjut oleh pengurus wilayah setempat, diduga kuat air berasal dari pipa PDAM yang telah tertanam selama puluhan tahun dan mengalami kebocoran.

Bacaan Lainnya

Lokasi amblesnya tanah tepat berada di depan rumah milik Restoe Poerwanto, yang juga berfungsi sebagai rumah kost. Kebocoran menyebabkan air terus mengalir dari bawah tanah, mengikis tanah serta struktur di bawah paving, hingga menyebabkan permukaan jalan ambruk ke dalam sedalam 1,5 meter.

Img 20250514 Wa0001
Kondisi tanah ambles di Banyu Urip Wetan Surabaya akibat pipa PDAM bocor dan perbaikan telah dilakukan tim teknis

Kejadian ini segera dilaporkan kepada pihak PDAM oleh pengurus kampung Banyu Urip Wetan 4. Sekitar pukul 20.00 WIB, lima orang petugas dari PDAM tiba di lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam, dipastikan bahwa penyebab utama amblesnya tanah adalah kebocoran dari pipa induk PDAM yang berada tepat di depan rumah Restoe Poerwanto.

“Kejadian adanya tanah ambles dan banyak mengeluarkan air jernih tersebut ternyata adanya pipa PDAM bocor, sehingga tanah yang ada di dalam terkikis oleh air tersebut dan terjadilah tanah tersebut ambles,” ujar Jansen Bryan Kaitjily, Wakil Ketua RT.01/RW.04 Kelurahan Putat Jaya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Akibat kejadian ini, aliran air PDAM di sejumlah rumah sekitar, khususnya rumah bertingkat dua, menjadi tidak normal. Tekanan air berkurang dan tidak mampu menjangkau lantai atas rumah-rumah warga.

Namun, setelah dilakukan perbaikan menyeluruh oleh tim teknis PDAM, aliran air kembali normal.

Warga diimbau untuk bersabar selama proses perbaikan jalan pasca kebocoran berlangsung. Kendaraan bermotor, terutama mobil, diminta tidak melintas di titik ambles tersebut hingga pekerjaan perbaikan jalan selesai dilakukan.

“Kini sekarang air PDAM sudah normal kembali setelah dilakukan perbaikan serta penyambungan pipa PDAM yang bocor, dan untuk sementara warga wilayah Banyu Urip Wetan 4, mohon untuk menunggu selesainya perbaikan jalan,” pungkas Jansen Bryan Kaitjily.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *