Lamongan –Nusantaraabadinews.Com //Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di wilayah hukum Polsek Mantup, sejumlah anggota Polsek Mantup melaksanakan patroli dialogis kepada para pemuda Desa Mantup pada Sabtu malam (24/05/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi serta himbauan secara langsung terkait potensi kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), penyalahgunaan narkoba, dan kekerasan yang melibatkan oknum perguruan silat.
Patroli yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Mantup, Aipda M.Wahyudi,Sh, menyasar sejumlah titik kumpul pemuda di desa, seperti warung kopi, lapangan, serta tempat nongkrong yang biasa digunakan sebagai ajang berkumpul generasi muda. Dalam dialog tersebut, para anggota Polsek tidak hanya melakukan patroli rutin, tetapi juga mengajak para pemuda berdiskusi secara santai namun serius mengenai pentingnya menjaga keamanan lingkungan serta menjauhi kegiatan negatif.
“Kami ingin pemuda Desa Mantup menjadi pelopor keamanan di lingkungannya masing-masing. Karena mereka adalah generasi penerus yang perannya sangat vital dalam menjaga stabilitas sosial,” ujar Aipda Kasuwan saat berdialog dengan sekelompok pemuda di kawasan Desa Mantup.
Lebih lanjut, ia juga menekankan agar para pemuda tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memicu konflik antar kelompok, khususnya antar perguruan silat yang belakangan ini kerap terjadi di beberapa wilayah Lamongan dan sekitarnya.
“Kita tidak melarang adanya perguruan silat, itu budaya bangsa. Namun harus dijalankan sesuai nilai-nilai persaudaraan dan bela diri yang positif, bukan untuk menunjukkan kekuatan atau melakukan tindakan kekerasan,” tambahnya.
Selain itu, penyuluhan juga dilakukan terkait maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor. Para pemuda diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, tidak memarkir kendaraan sembarangan, dan menggunakan kunci pengaman tambahan. Petugas juga membagikan selebaran berisi tips aman dalam menjaga kendaraan dari tindak kriminalitas.
Dalam kesempatan tersebut, isu penyalahgunaan narkoba juga menjadi fokus utama. Anggota Polsek memberikan pemahaman kepada para pemuda tentang bahaya narkoba, baik secara kesehatan, hukum, maupun dampaknya terhadap masa depan. Para pemuda pun diberikan ruang untuk bertanya serta berdiskusi tentang berbagai hal yang berkaitan dengan narkoba dan bagaimana cara menolaknya.
Kegiatan ini disambut positif oleh warga, khususnya para tokoh masyarakat dan orang tua. Mereka berharap patroli dialogis seperti ini terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif dalam menekan angka kriminalitas serta membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat.
Kapolsek Mantup Akp Kharis Ubaidilah,S.sos.,MH dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari program Polres Lamongan dalam meningkatkan pendekatan humanis kepada masyarakat.
“Melalui patroli dialogis, kami tidak hanya ingin menjaga keamanan, tapi juga membangun kesadaran bersama. Keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab kita semua,” ungkap Akp kharis Ubaidilah,S.sos.,MH.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pemuda Desa Mantup semakin bijak dalam bersikap, menjauhi narkoba, waspada terhadap tindak kejahatan, dan mampu menjadi agen perdamaian di tengah potensi konflik antar kelompok.






