DPUPR Madiun Bangun Jaringan irigasi untuk Desa Bolo kecamatan Kare

  • Whatsapp
Img 20251107 Wa0375

Madiun – Pemda Madiun melalui Dinas Pekerjaan Umum Dan Tata Ruang Kabupaten Madiun melakukan kegiatan pengerjaan Peningkatan jaringan irigasi Desa Bolo kecamatan Kare kabupaten Madiun.

Kegiatan peningkatan jaringan Irigasi yang dikerjakan oleh CV .Pangeran Timur dengan nomor kontrak : 600.1/6414/402.104/2025 pada tanggal 24 /juli /2025 sedangkan nilai kontrak Rp 198.730.610,00,Sumber dana dari DPH Kabupaten Madiun Tahun 2025.
dengan pengawas CV. Wicaksono putra Konsultan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Madiun Bahwa proges peningkatan Jaringan irigasi sudah di kerjakan 70 persen dan sudah berjalan sebagaimana mestinya,target penyelesaian pekerjaan rehab di bendung antara lain penambahan selimut bendung dan rehab dinding penahan tebing dan penambahan nomenklatur sepanjang 230 M.

‘’Selain membantu program ketahanan pangan dari pemerintah pusat, pekerjaan ini bentuk tindaklanjut DPUPR setelah mendengar keluhan dari masyarakat. Sebisa mungkin kami ingin membantu masyarakat,’’ungkap Vindha Bagus Devianto ,ST,MT Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA)

Hal itu sesuai visi dan misi Pemkab Madiun mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai program dan kebijakan.

Img 20251107 Wa0373‘’Karena masyarakat menggantungkan kehidupannya dari pertanian, kami berinisiatif membantu agar bisa menanam padi kembali,’’ tegas kabid Sumber Daya Air (SDA) Vindha Bagus Devianto ,ST,MT

salah satu warga mengungkapkan “,Progres pekerjaan menggembirakan warga Desa Bolo kecamatan kare dan mengucapkan terima kasih kepada Pemda dan DPUPR kabupaten Madiun karena sudah merealisasaikan irigasi yang sangat di butuh kan warga desa dan ikut menjaga dan merawat bersama warga agar saluran irigasi tetap dalam kondisi baik”.

“harapan kedepannya tidak ada lagi kebocoran air di bendung dan salurannya sehingga air irigasi ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga desa bolo”,ungkap pengawas dari Dinas.(Tia Herda)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *