Bupati Madiun lepas Sembilan Armada Bus Program Balik Gratis

  • Whatsapp
IMG 20260323 WA0016

MADIUN, Nusantaraabadinews.com Program Balik Gratis tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senen 23 Maret 2026 dengan titik pemberangkatan di Pendopo Ronggo DJumeno, Caruban, Kabupaten Madiun.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, Suryanto, mengatakan ratusan kuota tersebut dibagi dalam dua tujuan perjalanan, yakni Surabaya dan Jakarta.

“Kuotanya total seluruhnya 438. Terdiri dari 350 orang untuk jurusan Caruban–Surabaya dengan 7 bus. Kemudian jurusan Caruban–Jakarta kuotanya 88 orang dengan 2 bus,” ujar Suryanto.

Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin mengikuti program ini cukup menyiapkan foto KTP dan Kartu Keluarga (KK) sebagai syarat pendaftaran. Program ini juga diprioritaskan bagi warga Kabupaten Madiun.

IMG 20260323 WA0019Proses pendaftaran dilakukan dengan memindai barcode yang telah disediakan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Madiun, sehingga masyarakat dapat mendaftar dengan mudah melalui sistem online.

Selain menyediakan transportasi gratis, para peserta juga akan mendapatkan bekal perjalanan berupa snack dan makanan khas yang disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Madiun.

Melalui program ini, Pemkab Madiun berharap dapat membantu masyarakat yang memiliki keterbatasan biaya transportasi untuk kembali ke tempat kerja setelah libur Lebaran.

“Pak Bupati juga berharap Balik Gratis ini bisa meringankan beban masyarakat Madiun yang akan kembali bekerja di tempatnya masing -masing”.pungkasnya

Acara pemberangkatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dengan didampingi jajaran Forkopimda, di antaranya Wakapolres Madiun, Kajari Kabupaten Madiun, Dandim, Pj. Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala OPD terkait.

“Kami ingin memberikan kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat yang hendak kembali bekerja di perantauan. Selain itu, langkah ini diambil untuk mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan raya guna menciptakan arus lalu lintas yang lebih lancar,” ujar Suryanto.

Suryanto menambahkan bahwa proses pendaftaran telah dilakukan secara transparan melalui aplikasi Simadun (online) maupun offline , dengan syarat utama memiliki KTP atau KK domisili Kabupaten Madiun. Sasaran program ini mencakup karyawan swasta, buruh, PNS Golongan I & II, P3K paruh waktu, mahasiswa, hingga anak yatim piatu.

Bupati Madiun, Hari Wuryanto, dalam sambutannya menekankan bahwa program ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Meski terdapat kenaikan biaya operasional, Pemkab tetap berkomitmen mempertahankan jumlah armada.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami membantu agar arus balik lancar dan beban ekonomi masyarakat berkurang. Saya berpesan kepada para peserta, tolong jaga nama baik Kabupaten Madiun di perantauan. Tunjukkan kinerja yang baik di tempat kerja masing-masing,” tutur Bupati.

Wacana Pengembangan ke Angkutan Kereta Api

IMG 20260323 WA0018Menanggapi tingginya antusiasme warga, Bupati mengungkapkan rencana pengembangan moda transportasi untuk tahun-tahun mendatang. Pemkab Madiun saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan PT KAI agar pemberangkatan angkutan gratis ke depan juga bisa dilakukan melalui Stasiun Caruban.

“Kami sudah berbicara dengan PT KAI. Harapannya, nanti pada bulan Oktober ada keputusan agar kereta api bisa berangkat dari Stasiun Caruban. Menggunakan kereta api akan lebih efektif, tepat waktu, dan memiliki kapasitas angkut yang lebih besar,” pungkasnya.

Program Balik Gratis 2026 ini didanai sepenuhnya oleh APBD Kabupaten Madiun Tahun Anggaran 2026 sebagai bagian dari pelayanan publik yang berkelanjutan. (Tia/Merry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *