SIDOARJO, Nusantaraabadinews.com – Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan peran strategis pendidikan dalam membangun masa depan bangsa. Hal tersebut disampaikan oleh DRS. H. Santriyo, M.M calon kepala desa nomor urut 04 di Rangkah kidul yang menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi Indonesia yang cerdas, berintegritas, dan berkeadilan.
Dalam pernyataannya, Santriyo menyampaikan ucapan selamat Hari Pendidikan Nasional kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para pendidik, tenaga kependidikan, dan peserta didik di seluruh Indonesia. Ia mengajak semua pihak untuk terus menjaga marwah pendidikan sebagai fondasi utama kemajuan bangsa.
“Pendidikan adalah kunci membangun bangsa yang cerdas, berintegritas, dan berkeadilan. Oleh karena itu, mari kita jaga marwah pendidikan untuk masa depan generasi Indonesia,” ujarnya.
Lebih lanjut, Santriyo menyoroti pentingnya menciptakan sistem pendidikan yang bersih dari praktik korupsi serta bebas dari kepentingan tertentu yang dapat merusak tujuan utama pendidikan itu sendiri. Menurutnya, dunia pendidikan harus menjadi ruang yang murni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, bukan menjadi alat kepentingan kelompok tertentu.
Ia juga menegaskan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan integritas harus menjadi nilai utama dalam pengelolaan sektor pendidikan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan dapat terus terjaga dan meningkat.
“Pendidikan harus bersih dari korupsi, bebas dari kepentingan, dan benar-benar berorientasi pada mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Dalam momentum Hari Pendidikan Nasional ini, Santriyo turut mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus bergerak bersama dalam melanjutkan semangat Merdeka Belajar. Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam menciptakan sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia optimistis bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Indonesia mampu mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing global.
“Bergerak bersama, lanjutkan Merdeka Belajar untuk Indonesia maju,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia demi masa depan yang lebih baik. (Abie)






