Gresik, Nusantaraabadinews.com – Di sela-sela kesibukan pembangunan fisik program TMMD 128, terselip pemandangan yang begitu menghangatkan hati. Terlihat tawa riang anak-anak desa pecah di antara derap langkah para anggota Satgas yang sejenak melepas lelah, Selasa (05/05/2026).
Siang tadi, matahari yang mulai menyinari suasana dan dibaluti dengan angin sepoi-sepoi, ada canda, ada cerita, dan ada keakraban yang terjalin tanpa sekat. Anak-anak dengan polosnya mendekat, mengajak berbincang, bahkan tak ragu bercanda dengan para prajurit yang biasanya mereka lihat begitu gagah di lapangan.
Anggota Satgas pun menyambut dengan penuh kehangatan. Mereka duduk bersama, mendengarkan cerita-cerita sederhana tentang sekolah, permainan, hingga cita-cita masa depan. Sesekali tawa pecah, mencairkan suasana, seolah menghapus jarak antara seragam loreng dan dunia anak-anak yang penuh warna.
”Kami hadir untuk membuat mereka tersenyum, karena kami dari rakyat, ” kata Pratu Fajri.
Momen ini menyurutkan lelah yang tengah dihadapi pekerja TNI dan warga. Kehadiran anak-anak ini, seolah-olah mengobati rasa lelah yang tengah menyelimuti tubuh pekerja.
Bagi anak-anak desa, kebersamaan itu mungkin hanya sekejap. Namun kenangan tentang canda bersama para prajurit akan tersimpan lama, menjadi cerita indah yang kelak mereka kenang.
”Pak saya tadi takut dengan pak tentara baju hitam, mukanya galak. Ternyata bapak itu baik sekali, senang saya Pak, ” kata Rini si bocah kecil.
Di balik tugas dan tanggung jawab, para anggota Satgas TMMD 128 Gresik menunjukkan satu hal sederhana namun bermakna: bahwa kehadiran mereka juga membawa kebahagiaan. (Penrem 084/BJ)
Tawa Anak Desa dan Hangatnya Kebersamaan Satgas TMMD 128 Gresik






