Polres Lamongan Evakuasi Korban Lakalantas di JLU Deket, Enam Penumpang Elf Luka-luka

  • Whatsapp
IMG 20260520 WA0036(1)

Lamongan, Nusantaraabadinews. Com//20/05/2026 – Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Lamongan bergerak cepat melakukan evakuasi korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Lingkar Utara (JLU) tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, Selasa (19/5) sekitar pukul 13.36 WIB.

 

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan Elf hijau nomor polisi S 7940 J yang dikemudikan BI (laki-laki 40 tahun), warga Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, dengan sebuah truk colt diesel tangki nomor polisi H 1377 SY yang dikemudikan MLH (26), warga Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

 

Akibat peristiwa tersebut, enam penumpang Elf mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi petugas menuju RSI NU Lamongan untuk mendapatkan penanganan medis.

 

Sementara identitas para korban masih dalam proses pendataan oleh petugas.

 

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan adanya kejadian laka lantas tersebut.

 

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, kendaraan Elf hijau yang mengangkut sekitar 15 penumpang melaju dari arah timur ke barat.” jelasnya.

 

Saat tiba di lokasi kejadian, Elf berupaya mendahului truk colt diesel tangki dengan mengambil lajur kanan.

 

“Namun saat akan mendahului, kendaraan Elf berjalan terlalu ke kanan hingga terjadi tabrakan samping dengan truk tangki.” lanjutnya.

 

Benturan tersebut mengakibatkan Elf oleng ke kanan, menabrak tiang PJU, lalu terguling di jalur lawan arah.

 

“Akibat kejadian tersebut terdapat enam korban luka yang langsung dibawa ke RSI NU Lamongan untuk mendapatkan perawatan,” tambahnya.

 

Usai menerima laporan, anggota Satlantas Polres Lamongan bersama petugas terkait segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan.

 

“Polisi melakukan olah TKP, membantu evakuasi korban ke rumah sakit, mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan, serta meminta keterangan sejumlah saksi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.” tutupnya.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *