SURABAYA, Nusantaraabadinews.com — Industri media digital di Jawa Timur kembali diramaikan dengan hadirnya media baru. PT File News Indonesia secara resmi memperkenalkan FileNews.id sekaligus meresmikan kantor barunya yang berada di kawasan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya, Kamis (20/8/2026) malam.
Mengusung tagline “Gerbang Berita Indonesia”, kehadiran FileNews.id menjadi momentum penting bagi jajaran manajemen sekaligus insan pers yang hadir dalam acara peresmian tersebut.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa syukur. Selain peresmian kantor, acara juga dirangkai dengan doa bersama, ramah tamah, potong tumpeng, serta perayaan ulang tahun pemilik hajat.
Kantor FileNews.id beralamat di Jemur Wonosari Lebar Gang Sallafiyah No. 68D, RT 007/RW 005, Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.
Peresmian tersebut dihadiri jajaran manajemen FileNews.id, insan pers dari berbagai generasi, mitra, serta sejumlah tamu undangan. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap langkah awal PT File News Indonesia dalam membangun perusahaan media yang diharapkan mampu berkembang di tengah perubahan lanskap industri pers dan pesatnya teknologi digital.
FileNews.id hadir dengan membawa visi untuk menyajikan informasi yang informatif, edukatif, akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
Identitas kelembagaan yang mengusung nuansa biru tua dan keemasan juga menjadi bagian dari semangat perusahaan dalam membangun karakter media yang modern, profesional, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Di tengah perubahan pola masyarakat dalam memperoleh informasi, media digital dituntut tidak hanya mampu menyampaikan berita secara cepat, tetapi juga harus memastikan setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses jurnalistik yang bertanggung jawab.
Karena itu, FileNews.id menyatakan komitmennya untuk menjadikan etika jurnalistik sebagai salah satu pijakan dalam menjalankan aktivitas pemberitaan.
Pimpinan Redaksi FileNews.id, Farid Bagus Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dan memberikan dukungan terhadap berdirinya PT File News Indonesia.
Menurut Farid, dukungan tersebut menjadi energi sekaligus tanggung jawab bagi seluruh jajaran FileNews.id untuk menjalankan perusahaan media secara profesional.
“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan bagi kami atas kehadiran Bapak, Ibu, dan Saudara sekalian untuk memberikan doa serta dukungan bagi perjalanan PT File News Indonesia ke depan,” ungkap Farid.
Ia berharap FileNews.id dapat menjadi bagian dari perkembangan ekosistem pers yang profesional dan mampu memberikan informasi yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
Menurutnya, media bukan sekadar sarana penyebaran informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan edukasi, membuka ruang kontrol sosial, serta membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang.
Karena itu, keberadaan FileNews.id ke depan diharapkan dapat terus memperkuat kualitas pemberitaan dengan mengedepankan akurasi, verifikasi, keberimbangan, dan kepentingan publik.
Salah satu pesan penting dalam acara peresmian disampaikan Umar Al Khotob, N.H., Ketua Puskominfo DPD Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Umar mengajak seluruh tamu undangan untuk terlebih dahulu memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT atas kesehatan, rezeki, taufik, dan kesempatan sehingga seluruh pihak dapat berkumpul dalam dua momentum sekaligus, yakni peresmian FileNews.id dan perayaan ulang tahun.
“Pada malam hari ini kita diberikan nikmat, taufik, hidayah, kesehatan, dan rezeki, sehingga kita dapat berkumpul untuk menghadiri dua momentum, yakni perayaan ulang tahun dan peresmian FileNews.id,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, Umar juga menyampaikan refleksi mengenai profesi jurnalistik yang menurutnya memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia mengibaratkan wartawan sebagai pembawa pesan yang memiliki kewajiban menyampaikan informasi dari sumber kepada publik secara bertanggung jawab.
“Para nabi dan rasul adalah pembawa berita, penyampai berita dari Allah kepada umatnya. Kita sebagai wartawan membawa berita dari sumber untuk disampaikan kepada publik,” ujarnya.
Menurut Umar, analogi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa profesi wartawan memiliki tanggung jawab moral. Setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus melalui proses yang benar dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan.
Umar juga memberikan pesan khusus kepada para pimpinan redaksi agar tidak melepaskan tanggung jawab ketika wartawan yang berada di bawah koordinasinya menghadapi persoalan, termasuk ketika berhadapan dengan persoalan hukum.
Menurutnya, pimpinan redaksi memiliki tanggung jawab moral dan kelembagaan untuk melakukan pembinaan, pengarahan, serta memberikan pendampingan kepada wartawan.
Namun, pendampingan tersebut tidak boleh dimaknai sebagai upaya membenarkan kesalahan apabila seorang wartawan memang terbukti melakukan pelanggaran.
“Kita tidak membela kesalahannya, tetapi membela agar kawan-kawan kita mendapatkan kepastian hukum,” katanya.
Umar menegaskan bahwa apabila seorang wartawan diduga melakukan kesalahan, proses hukum tetap harus dihormati. Proses tersebut harus berjalan secara objektif sehingga persoalan dapat memperoleh kejelasan berdasarkan ketentuan yang berlaku.
“Apabila anggota kita melakukan kesalahan, silakan tetap diproses hukum agar ada kepastian hukum. Jangan langsung dikeluarkan atau ditinggalkan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar pimpinan media tidak terburu-buru memberhentikan wartawan atau mencabut keanggotaan sebelum persoalan yang dihadapi mendapatkan kejelasan melalui mekanisme yang semestinya.
Menurut Umar, wartawan yang sedang menghadapi persoalan tidak seharusnya dibiarkan menyelesaikan masalah seorang diri.
Diperlukan koordinasi antara wartawan dengan pimpinan redaksi, kemudian pimpinan redaksi dengan direksi. Apabila wartawan tersebut tergabung dalam organisasi profesi, koordinasi juga dapat dilakukan dengan pimpinan organisasi yang menaunginya.
“Wartawan harus berkoordinasi dengan pimpinan redaksi. Pimpinan redaksi berkoordinasi dengan direksi, dan apabila tergabung dalam organisasi, juga berkoordinasi dengan pimpinan organisasinya,” ujarnya.
Umar menekankan bahwa solidaritas di kalangan pers harus tetap dibangun, namun tidak boleh mengabaikan profesionalitas, hukum, dan kode etik jurnalistik.
Solidaritas, menurutnya, bukan berarti menutupi kesalahan atau membenarkan tindakan yang keliru. Sebaliknya, solidaritas harus diwujudkan dalam bentuk pendampingan, klarifikasi, pembinaan, serta memastikan setiap persoalan diselesaikan melalui mekanisme yang adil.
Pesan tersebut juga ditujukan kepada Farid Bagus Setiawan sebagai Pimpinan Redaksi FileNews.id.
Menurut Umar, seorang pimpinan redaksi tidak hanya bertanggung jawab terhadap kualitas pemberitaan yang diterbitkan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam membina wartawan yang berada di bawah koordinasinya.
“Ranah pimpinan redaksi, redaktur, dan kepala biro memiliki tanggung jawab masing-masing. Pimred harus membentengi anggota agar berjalan di jalan yang benar,” katanya.
Ia menilai perlindungan terhadap wartawan harus berjalan beriringan dengan pembinaan. Apabila terdapat pelanggaran, wartawan tetap harus dievaluasi dan diproses sesuai ketentuan. Namun, yang bersangkutan juga harus diberikan kesempatan memperoleh klarifikasi serta pendampingan secara adil.
Menurutnya, kesalahan yang dilakukan oleh individu tidak semestinya dijadikan alasan untuk mendiskreditkan seluruh profesi jurnalistik.
“Wartawan yang melakukan kesalahan sering kali ramai-ramai diberitakan. Karena itu, kita harus tetap kompak, tetapi juga tetap menjaga profesionalitas,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Umar juga menyoroti tantangan yang dihadapi wartawan di lapangan. Selain tuntutan untuk bekerja secara profesional, wartawan juga menghadapi berbagai keterbatasan operasional dalam menjalankan tugas.
Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian pengelola media agar wartawan memperoleh dukungan dan perlindungan yang layak.
“Wartawan mempertaruhkan tenaga dan keberanian ketika turun ke lapangan. Karena itu, ketika menghadapi masalah, mereka perlu mendapatkan pendampingan dari redaksi,” katanya.
Namun, ia mengingatkan bahwa keterbatasan ekonomi maupun operasional tidak boleh dijadikan alasan bagi wartawan untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan etika profesi.
Wartawan harus tetap menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan identitas pers untuk kepentingan pribadi. Termasuk tidak melakukan pemerasan maupun menerima imbalan yang tidak patut dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pesan tersebut menjadi pengingat penting bagi media baru seperti FileNews.id untuk membangun pondasi perusahaan sejak awal dengan mengutamakan profesionalitas dan integritas.
Ucapan selamat atas peresmian PT File News Indonesia juga disampaikan Kasatresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Adik Agus Putrawan, S.H., M.H. melalui pesan.
“Saya atas nama pribadi dan seluruh jajaran Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya mengucapkan selamat dan sukses atas peresmian PT File News Indonesia,” ungkapnya.
Ia berharap FileNews.id mampu menjadi media yang dapat menyajikan informasi secara akurat, edukatif, dan berimbang kepada masyarakat.
“Kehadiran FileNews sebagai ‘Gerbang Berita Indonesia’ diharapkan mampu menjadi mitra strategis kepolisian dalam menyajikan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang,” tambahnya.
Ia juga berharap FileNews.id dapat berperan dalam memperkuat literasi digital masyarakat, khususnya melalui pemberitaan yang memberikan edukasi dan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Semoga PT File News Indonesia terus konsisten menjadi benteng literasi digital, mengedukasi masyarakat, serta mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan bahaya narkoba di wilayah Surabaya dan sekitarnya,” tambahnya.
Peresmian kantor baru tersebut menjadi langkah awal bagi PT File News Indonesia untuk memperluas jaringan liputan dan memperkuat eksistensinya di tengah persaingan media digital yang semakin dinamis.
Dengan dukungan jaringan reporter dan tata kelola ruang redaksi yang menyesuaikan perkembangan teknologi, FileNews.id berkomitmen menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi juga bernas, edukatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Perkembangan teknologi digital memang membuat arus informasi bergerak semakin cepat. Namun, kecepatan tersebut harus tetap diimbangi dengan proses verifikasi dan kehati-hatian dalam menyajikan informasi.
Media juga dituntut mampu membedakan informasi yang telah terverifikasi dengan informasi yang masih berupa dugaan, opini, maupun informasi yang belum memiliki dasar yang cukup.
Dalam konteks tersebut, FileNews.id membawa semangat “Gerbang Berita Indonesia” sebagai identitas untuk membangun media yang diharapkan dapat menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat.
Peresmian kantor di Jemur Wonosari, Surabaya, juga menjadi simbol dimulainya perjalanan baru PT File News Indonesia dalam membangun jaringan media yang lebih luas.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, potong tumpeng, ramah tamah, serta kebersamaan seluruh tamu undangan.
Momentum tersebut menjadi refleksi bahwa di tengah pesatnya perkembangan industri media digital, kecepatan pemberitaan harus berjalan beriringan dengan akurasi, keberimbangan, independensi, tanggung jawab, hukum, serta kode etik jurnalistik.
Dengan semangat “Gerbang Berita Indonesia”, FileNews.id resmi hadir dari Jemur Wonosari, Surabaya, membawa harapan untuk menjadi bagian dari pers Indonesia yang profesional, kritis, edukatif, dan tetap menempatkan kepentingan publik sebagai salah satu landasan utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
(Tim KJN)






