SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74, Bhayangkari Cabang Pelabuhan Tanjung Perak menggelar aksi sosial bertajuk “Bhayangkari Peduli”. Sekitar 200 paket bantuan sosial disalurkan kepada warga di kawasan Kalimas Baru, Jumat (25/9/2026).
Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua Bhayangkari Cabang Pelabuhan Tanjung Perak, Ny. Tiwi Irwan, dengan didampingi Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Irwan Kurniawan AZ. Kegiatan dipusatkan di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Jalan Kalimas Baru 2, Kelurahan Tanjung Perak, Kecamatan Pabean Cantian.
Siang itu, suasana keakraban menyelimuti lokasi kegiatan. Para pengurus Bhayangkari dan jajaran kepolisian berbaur hangat bersama warga sekitar, unsur Forkopimcam, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, menyampaikan bahwa pembagian bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi istri anggota Polri tersebut terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar.
“Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 Tahun 2026. Ini adalah wujud perhatian tulus dari ibu-ibu Bhayangkari kepada warga,” ujar Suroto.
Ia menjelaskan, peringatan HKGB tahun ini dikemas secara humanis dengan menyentuh langsung lapisan masyarakat yang membutuhkan.
“Bhayangkari tidak hanya ingin hadir dalam agenda internal, tetapi juga memberikan dampak positif yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” tambahnya.
Selain penyerahan bantuan, acara diisi dengan sesi ramah tamah. Momen tersebut dimanfaatkan untuk membangun dialog santai dan mempererat tali silaturahmi antar-elemen wilayah.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk mempererat silaturahmi antara Polri, Bhayangkari, dan masyarakat,” tutur Suroto.
Hadirnya jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres, para Kapolsek, hingga tokoh agama dan masyarakat dinilai mempertegas kuatnya hubungan sosial di kawasan pelabuhan tersebut.
“Kehadiran seluruh unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, dan warga menunjukkan bahwa komunikasi serta hubungan emosional antara kepolisian, Bhayangkari, dan masyarakat sudah terjalin sangat baik,” pungkas Suroto.






