Webinar CERDIG Dorong Kompetensi Digital Humas Pemerintah di Jatim

  • Whatsapp
Screenshot 20250712 010920 Chrome

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas komunikasi publik pemerintah melalui kegiatan bertajuk Webinar CERDIG – Cerdas Digital Manajemen Komunikasi Publik Batch 3, yang diselenggarakan secara daring pada Jumat, (11/7/2025).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Kominfo Jatim, Putut Darmawan, menegaskan bahwa pengelolaan media sosial di lingkungan pemerintahan kini telah berkembang jauh melampaui fungsi administratif semata.

“Kami menyadari bahwa pengelolaan media sosial kini bukan lagi sekadar tugas administratif, tetapi menuntut kepekaan sosial, kecepatan merespons dinamika publik, serta kemampuan membangun dialog yang produktif dengan warganet,” ujar Putut.

Ia menambahkan, tantangan komunikasi digital yang semakin kompleks menuntut aparatur pemerintah untuk adaptif, profesional, dan mampu menyampaikan pesan yang tidak hanya informatif, tetapi juga membangun kepercayaan publik. “Karena itu, Kominfo Jawa Timur terus mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar mampu menjawab tantangan komunikasi digital dengan pendekatan yang lebih strategis,” tandasnya.

Kegiatan yang diikuti oleh sedikitnya 75 peserta dari pranata humas instansi Pemerintah Provinsi serta kabupaten/kota se-Jawa Timur ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan peserta dalam memahami strategi komunikasi publik yang efektif di era digital yang serba cepat dan sarat dengan tantangan disinformasi.

Dalam sesi materi, Algooth Putranto, pakar komunikasi pelayanan publik, menggarisbawahi pentingnya peran humas dalam membanjiri ruang digital dengan narasi yang faktual, humanis, dan relevan. “Humas pemerintah harus aktif membanjiri ruang digital dengan narasi yang faktual, humanis, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Upaya ini bukan semata publikasi, tetapi bagian dari strategi meningkatkan algoritma positif di Google. Semakin sering informasi positif dan kredibel muncul, semakin kuat citra baik pemerintah terbangun di benak publik,” terangnya.

Sementara itu, Arief Sitohang, selaku pakar media relations, turut menyoroti tantangan baru yang dihadapi humas pemerintahan di tengah derasnya arus informasi absurd. “Humas pemerintahan hari ini tidak hanya berhadapan dengan arus informasi yang cepat, tetapi juga dengan realitas baru: informasi yang absurd—campuran antara fakta, opini, dan sensasi. Tantangannya bukan sekadar menyampaikan klarifikasi, tapi membangun narasi yang jernih, bernilai, dan dipercaya di tengah kebisingan digital yang membingungkan publik,” jelasnya.

Webinar ini juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik antarpelaku kehumasan pemerintah dalam menghadapi tantangan komunikasi digital yang terus berkembang. Dengan pembekalan seperti ini, diharapkan pranata humas di seluruh wilayah Jawa Timur mampu menjalankan perannya secara lebih profesional, responsif, dan berdaya saing dalam menyampaikan pesan-pesan strategis pemerintah kepada masyarakat. (jal/hjr)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *