MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten Madiun melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh kecamatan pada Sabtu (30/8).
Kegiatan ini diawali dengan zoom meeting bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pertanian, yang kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan bazar pangan murah di titik-titik lokasi setiap kecamatan.
GPM dipusatkan di Kecamatan Saradan di balai Desa Sukorejo dan dihadiri Danramil Saradan Kapten IFN Lulus Sukindar dan kepala Desa Sukorejo Kushadianto, BPD dan semua perangkat Desa setempat.
Dalam kegiatan ini, Bulog menyalurkan tujuh ton beras di setiap kecamatan dengan harga Rp 57.500 per pack, lebih murah dari Harga Eceran Tertinggi (HET), untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan inflasi.
Danramil di dampingi kepala desa Sukorejo menegaskan bahwa GPM merupakan gerakan pangan murah yang digelar serentak di seluruh Indonesia.
Ia menjelaskan, pemilihan momentum akhir Agustus bertepatan dengan peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia agar semangat kebersamaan semakin terasa.
“Gerakan pangan murah ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memperkuat ekosistem pangan yang matang dan berkelanjutan,” ujarnya Danramil Saradan
Danramil menyampaikan arahan Presiden yang menetapkan 17 Instruksi Presiden (Inpres) terkait pangan nasional, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperkuat sektor pangan. kualitas beras medium yang disediakan Bulog dalam bazar murah ini sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan.
Ia berharap program GPM dapat berjalan optimal dan mendorong kerja sama antara pemerintah dengan masyarakat.
“Cita-citanya pada 2026 Indonesia bisa menjadi eksportir pangan. Semoga ini terwujud dan kita semua bisa mendukung program pemerintah pusat demi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
GPM di Kabupaten Madiun khusus nya di kecamatan saradan pun disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan kesempatan membeli beras dengan harga terjangkau.
Salah satu warga desa sukorejo sangat mengapresiasi kegiatan yang di lakukan Muspika kecamatan Saradan yang kebetulan di laksanakan di desa sukorejo sangat terbantu dengan adanya Gerakan pasar Murah.
Momentum ini tidak hanya menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas harga, tetapi juga memperlihatkan langkah konkret memperkuat ketahanan pangan dan menekan inflasi.
(Tia/Merry)






