SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) sukses menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 di Hotel Sahid Surabaya dengan mengusung tema “Memperkuat Peran Wartawan di Era Digital sebagai Media yang Sehat dan Bertanggung Jawab.”
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi AWS dalam merumuskan program strategis yang menitikberatkan pada eksistensi, kompetensi, dan profesionalisme wartawan, khususnya generasi muda, di tengah dinamika ekosistem media digital yang semakin kompleks, Sabtu (6/9/2025).

Ketua AWS, Kiki Kurniawan, menegaskan bahwa kaderisasi dan peningkatan kapasitas menjadi prioritas utama organisasi. AWS, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral untuk mencetak insan pers yang tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika jurnalistik.
“Alhamdulillah, Raker tahun ini dapat terlaksana dengan lancar. Agenda utamanya adalah memperkuat peran wartawan di era digital sebagai media yang sehat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiki menekankan bahwa AWS harus menjadi ruang tumbuh inklusif bagi wartawan muda. “Sebagai organisasi profesi, kami wajib memastikan kaderisasi berjalan efektif. Wartawan muda perlu diberi panggung untuk berkembang, bukan hanya menjadi pelengkap organisasi,” tegasnya.
Selain fokus pada kaderisasi, AWS juga menggarisbawahi pentingnya kemandirian organisasi. Salah satu langkah konkret adalah pengembangan koperasi KopAwas (Koperasi Awal Wira Sukses) sebagai fondasi ekonomi.
“KopAwas kami desain sebagai pondasi ekonomi organisasi, agar AWS bisa berdiri kokoh di atas kaki sendiri,” jelas Kiki.
Dalam forum Raker ini, seluruh divisi diarahkan untuk merancang program unggulan jangka pendek maupun panjang, terutama pada bidang pendidikan, literasi digital, serta penguatan ekonomi kreatif.
Sekretaris Jenderal AWS, Bambang Hadi Marwanto, menegaskan bahwa Raker bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan forum konsolidasi untuk merumuskan strategi menghadapi perubahan zaman.
“Kami ingin menjadikan AWS sebagai organisasi yang solid, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri media,” ujarnya.
Pembina AWS, Nurdin Longgari, mengapresiasi keberhasilan Raker 2025 dan menilai AWS semakin progresif, baik dalam konsolidasi internal maupun regenerasi kepengurusan.
“Saya senang melihat AWS mulai berbenah. Pengurus yang tidak aktif telah digantikan oleh figur-figur baru yang lebih berkomitmen. Ini langkah berani yang layak diapresiasi,” ungkapnya.
Nurdin juga menyoroti peran KFAk, sayap organisasi di bidang video visual, yang melibatkan siswa magang SMK. Menurutnya, pelibatan generasi muda dalam kegiatan AWS merupakan bagian penting dari kaderisasi jangka panjang.
Ia turut mendukung penguatan kemandirian lewat KopAwas. “AWS tidak hanya menunggu bantuan, tapi sudah mulai membangun sendiri. Di usia yang ke-6, AWS menunjukkan kemajuan yang layak dibanggakan,” tandasnya.
Sebagai penutup, Nurdin berharap kepengurusan saat ini diberi kesempatan minimal dua periode agar kaderisasi dan regenerasi berjalan matang.
“Jangan terlalu cepat mengganti kepengurusan. Biarkan proses berjalan. Regenerasi butuh waktu dan kesinambungan,” pungkasnya.
Dengan terlaksananya Raker 2025, AWS menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi organisasi wartawan yang progresif, inklusif, dan relevan. Ke depan, AWS berfokus melahirkan wartawan yang piawai memanfaatkan teknologi digital, namun tetap menjunjung tinggi integritas serta memiliki tanggung jawab sosial yang kuat terhadap masyarakat.(**)






