Madiun – Mentari pagi baru menyapa, namun semangat gotong royong sudah membara di Lapangan Desa Sumbersari, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (20/9/2025). Ribuan warga, mulai dari jajaran pemerintah, sekolah sekolah yang ada di kecamatan saradan salah satu nya SMAN 1 saradan, hingga tokoh masyarakat, berkumpul dalam satu barisan untuk satu tujuan: mewujudkan Madiun yang bersih sehat dan sejahtera , Apel Bersama Pentahelix dan kerja bakti massal ini menjadi puncak peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025, sebuah gerakan global yang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli pada lingkungan.
Kegiatan diawali dengan Apel bersama bertindak sebagai inspektur upacara adalah camat saradan Heri Kurniawan,di lanjutkan tanam pohon bersama dan kerja bakti massal di pasar sumbersari.
Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Lingkungan Hidup ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam mendukung target nasional Indonesia Bersih 2029. Gerakan ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Madiun Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera) yang tertuang dalam RPJMD 2025–2029, khususnya pada misi kedua yang berfokus pada pengelolaan lingkungan.
World Cleanup Day adalah gerakan global yang diikuti lebih dari 180 negara dan telah masuk dalam kalender resmi PBB sejak 2018. Tujuannya adalah menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang untuk mengatasi persoalan sampah dan meningkatkan kesadaran publik terhadap kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, menekankan pentingnya mengubah paradigma lama dalam pengelolaan sampah. “Kita harus bergeser dari sekadar angkut, tumpuk, dan buang menjadi pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R: Reduce (mengurangi), Reuse (memanfaatkan kembali), dan Recycle (mendaur ulang),” ujarnya.
Gotong Royong Madiun Bersihkan Dunia: Ribuan Warga Turun ke Jalan Rayakan World Cleanup Day 2025
Menurut Bupati, gerakan pilah sampah dari rumah adalah langkah awal yang krusial agar hanya residu yang sampai ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Ini juga menjadi langkah penting untuk memenuhi kriteria Adipura, sebagai indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan di daerah.
“World Cleanup Day bukan sekadar aktivitas simbolis, melainkan titik balik pembenahan tata kelola sampah di Kabupaten Madiun,” tegas Hari Wuryanto.
Sebagai bagian dari perayaan WCD tahun ini, Pemkab Madiun berkolaborasi dengan unsur pentahelix (pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media) untuk serentak melakukan aksi bersih-bersih di seluruh wilayah. Kegiatan difokuskan di berbagai area, seperti pasar, sungai, perkantoran, sekolah, tempat ibadah, hingga jalan protokol dan kawasan industri.
“Seluruh Kabupaten Madiun hari ini serentak melaksanakan kerja bakti. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup,” kata Bupati.
Gotong Royong Madiun Bersihkan Dunia: Ribuan Warga Turun ke Jalan Rayakan World Cleanup Day 2025
Sekretaris Desa (Sekdes) Sumbersari, Nur Kholis, mengungkapkan rasa bangganya atas terpilihnya desanya sebagai tuan rumah kegiatan ini. “Ini suatu kehormatan bagi Desa Sumbersari. Kami sangat antusias dan berharap kegiatan ini dapat lebih menyadarkan masyarakat bahwa kebersihan adalah tanggung jawab kita semua,” tuturnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada momen WCD, tetapi dapat menjadi budaya yang terus berlanjut. “Gotong royong membersihkan lingkungan harus menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan hanya satu hari saja,” pungkas Nur Kholis.
tak kalah gembirannya dan sangat antusias siswa siswi dari sekolah SMAN 1 saradan mempunyai kesempatan bertemu langsung dan bisa berjabat tangan dengan Bupati Madiun Hari wuryanto di pasar sumbersari.
Gerakan World Cleanup Day 2025 ini diharapkan menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian lingkungan, dan perubahan perilaku. Semua elemen masyarakat diajak untuk terus berkolaborasi, melakukan sosialisasi masif, dan menjadikan kebersihan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Mari jadikan momentum ini sebagai langkah awal menuju Madiun yang lebih bersih, sehat, dan sejahtera.(Tia/Merry)






