Sidoarjo — Dalam upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran berlalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo kembali meluncurkan program inovatif bertajuk “Polantas Menyapa”. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Bersama Administrasi Satu Atap (Samsat) Krian, pada Senin (29/10/2025), dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang tengah mengurus administrasi kendaraan bermotor.
Program “Polantas Menyapa” menjadi wadah bagi anggota kepolisian untuk memberikan pelayanan publik secara langsung sambil berinteraksi dengan masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, petugas tidak hanya melayani administrasi kendaraan, tetapi juga menyampaikan berbagai informasi penting seputar kebijakan kepolisian, keselamatan berlalu lintas, serta program-program pelayanan publik lainnya.
Anggota Satlantas Samsat Sidoarjo Krian menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polresta Sidoarjo untuk menghadirkan pelayanan yang lebih humanis, komunikatif, dan edukatif.
“Hari ini Satlantas Polresta Sidoarjo melaksanakan kegiatan Polantas Menyapa untuk memberikan pelayanan sambil menyosialisasikan program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang masih berlangsung hingga 30 Oktober 2025,” ujarnya.
Selain memberikan informasi mengenai program pemutihan pajak kendaraan, kegiatan ini juga difokuskan pada edukasi keselamatan berkendara. Petugas mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, dan menjaga kedisiplinan di jalan raya.
“Kami berharap para wajib pajak dan masyarakat umum semakin sadar dan disiplin dalam berlalu lintas. Dengan begitu, angka kecelakaan dapat ditekan dan tercipta keamanan serta ketertiban lalu lintas yang lebih baik di wilayah Sidoarjo,” imbuhnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga aktif memberikan penjelasan mengenai tata cara dan prosedur administrasi kendaraan, seperti perpanjangan pajak, balik nama, hingga pengesahan STNK. Tujuannya agar masyarakat lebih memahami proses pelayanan Samsat secara benar dan terhindar dari kesalahan administrasi yang kerap terjadi.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan transparansi dan kepercayaan publik terhadap pelayanan Samsat. Dengan konsep yang lebih terbuka dan ramah masyarakat, “Polantas Menyapa” diharapkan dapat menjadi jembatan antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan pelayanan publik yang profesional.
“Kami ingin pelayanan kepolisian tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memberi nilai edukatif dan membangun kepercayaan publik. Melalui Polantas Menyapa, kami berharap masyarakat Sidoarjo, khususnya wilayah Krian, merasa lebih dekat dan tidak sungkan berkomunikasi dengan petugas,” pungkasnya.
Program “Polantas Menyapa” rencananya akan terus digelar secara berkala di berbagai titik pelayanan Samsat di Kabupaten Sidoarjo. Melalui kegiatan ini, Satlantas Polresta Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendekatkan pelayanan, meningkatkan edukasi, dan memperkuat hubungan harmonis antara Polantas dan masyarakat. (Abie)






