Kominfo Jatim dan DPRD Dorong Literasi Digital Aspiratif untuk Tangkal Hoaks

  • Whatsapp
Screenshot 20251106 004027 Chrome

GRESIK, Nusantaraabadinews.com Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jawa Timur bersama DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar kegiatan peningkatan literasi digital aspiratif di Kabupaten Gresik, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini menyasar para guru dan tokoh masyarakat di Kabupaten Gresik sebagai garda depan edukasi publik dalam menghadapi maraknya hoaks di ruang digital.

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur, Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Lc., M.M., H.D.Mi, menanggapi fenomena “kebenaran semu” yang kerap terjadi akibat viralitas informasi di media sosial.

“Sering terjadi sesuatu yang salah karena banyak dibagikan di media sosial dan menjadi viral, maka masyarakat mudah percaya dan dianggap sebuah kebenaran. Padahal itu salah. Bisa sebaliknya, informasi yang benar bisa dianggap salah. Ini kebenaran semu yang wajib diwaspadai,” ujarnya.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur, Putut Darmawan, SE., MM, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya menciptakan ruang digital yang sehat.

“Semoga kegiatan bersama para guru dan tokoh masyarakat ini menjadi ikhtiar kita untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dalam memanfaatkan teknologi informasi di Kabupaten Gresik,” katanya.

Senada dengan itu, Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Kominfo Kabupaten Gresik, Zurron Arifin, S.STP., M.KP, menegaskan, bahwa pemahaman literasi digital yang baik dapat menekan berbagai persoalan digital.

“Jika pemahaman literasi digital masyarakat semakin bagus, maka persoalan hoaks, judi online, atau kasus pinjaman online bisa terdegradasi dengan sendirinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Ihyaul Ulum Gresik, H. Ubaidillah, S.Ag., M.Pd.I, turut mengapresiasi peran guru dan tokoh masyarakat dalam membangun kesadaran literasi digital.

“Tokoh masyarakat dan guru ini menjadi teladan bagi masyarakat yang diharapkan bisa membantu mengedukasi pentingnya literasi digital agar tidak termakan hoaks, karena dunia maya itu sekarang lebih nyata dari dunia nyata itu sendiri,” tuturnya. (red/p)

Dinas KOMINFO JATIM

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *