MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Perumahaan dan permukiman (Perkim) merenovasi sebanyak 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Kecamatan Saradan, pada tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan warga sasaran berpenghasilan rendah.
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan renovasi RTLH merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menekan angka kemiskinan dan ketimpangan sosial di wilayahnya.
“Sesuai data hingga akhir 2024, masih ada 8.889 rumah warga yang masuk kategori tidak layak huni di Kabupaten Madiun. Hari ini kita bantu 221 unit. Harapannya, dengan kolaborasi pengusaha dan CSR, kita bisa mempercepat penyelesaian target ini,” ujar Hari Wuryanto saat peluncuran program renovasi besar-besaran 221 unit RTLH di wilayah Wungu, Kabupaten Madiun, Jawa Timur,
Menurutnya, program renovasi ratusan unit RTLH tersebut menggunakan dana dari APBD Kabupaten Madiun.
Selain pengentasan kemiskinan, program tersebut juga sejalan dengan visi nasional dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan renovasi 3 juta rumah secara nasional, termasuk 1 juta unit di pedesaan.
sebanyak 221 unit RTLH yang mejadi sasaran program tersebut tersebar di 106 desa dan kelurahan di seluruh kecamatan Kabupaten Madiun.
Pemerintah menargetkan program ini tak hanya memperbaiki rumah secara fisik, tetapi juga menjadi stimulus untuk meningkatkan taraf hidup dan martabat warga kurang mampu.
sepuluh titik yang ada di kecamatan saradan salah satu nya adalah rumah milik Rakimah warga dusun Kenep Rt.20 Rw 05 Desa Sumbersari kecamatan Saradan.
tidak lupa Rakimah mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati madiun,perkim dan pada pihak pihak terkait sehingga Rumah nya layak Huni.
sekjen Partai Girindra Guntur setiyono menyampaikan,” pragram ini juga merupakan bagian dari cita-cita Presiden Prabowo dalam mewujudkan target tiga juta rumah. Dengan sinergi pemerintah, DPR, dan masyarakat, target tersebut diyakini dapat terwujud secara bertahap dan warga mendapat kan hunian yang layak dan sehat.”.
Kegiatan di atas juga turut disaksikan oleh warga sekitar yang antusias menyambut program tersebut. Bantuan itu semoga menjadi titik balik bagi mereka untuk keluar dari kondisi kemiskinan. (Tia Herda)






