Surabaya, 12 Desember 2025 — SD YPPI – IV Surabaya kembali menggelar kegiatan Perkemahan Kamis–Jumat, sebuah agenda rutin dalam rangkaian pendidikan kepramukaan yang bertujuan memperkuat karakter, kemandirian, dan kedisiplinan peserta didik. Tahun ini menjadi momen istimewa karena SD YPPI – IV telah resmi memiliki Pangkalan Gugus Depan sendiri, yang memungkinkan seluruh kegiatan pramuka diselenggarakan secara lebih mandiri, terarah, dan terstruktur.
Mengusung tema “Satya, Bhakti, Harmony”, perkemahan ini dirancang sebagai wahana pembinaan peserta didik agar mampu bersikap setia, peduli, dan menjalin harmoni—baik dengan sesama, alam, maupun diri sendiri. Kepala Sekolah SD YPPI – IV, Wina Ayu Trisnawati, S.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan perkemahan bukan hanya sekadar agenda rutin, tetapi merupakan bagian dari strategi sekolah dalam memperkuat pendidikan karakter melalui pengalaman nyata di lapangan.

“Tema ‘Satya Bhakti Harmony’ mencerminkan nilai-nilai yang ingin kami tanamkan pada anak-anak. Lewat perkemahan ini mereka belajar disiplin, kebersamaan, kecakapan hidup, dan kepedulian. Semua itu penting untuk membentuk pribadi yang utuh dan berkarakter,” ujar Wina Ayu.
Upacara Pembukaan Penuh Khidmat : Kegiatan dibuka dengan upacara resmi yang berlangsung dengan tertib dan khidmat. Para pembina memberikan arahan terkait pentingnya menjaga harmoni, sikap saling menghargai, dan kedisiplinan selama mengikuti rangkaian kegiatan. Upacara ini menjadi simbol tekad seluruh peserta untuk mengikuti program perkemahan dengan semangat Satya Bhakti.
Pembelajaran Sandi, Semaphore, dan Tali-Temali. Setelah upacara, peserta mengikuti berbagai kegiatan edukatif khas kepramukaan. Materi Sandi dan Semaphore diberikan untuk melatih kecermatan, daya ingat, konsentrasi, serta kemampuan komunikasi peserta. Anak-anak tampak antusias mempraktikkan berbagai bentuk kode dan sinyal yang menjadi ciri khas dunia kepanduan.
Materi tali temali dan pioneering tak kalah menarik perhatian. Melalui pembelajaran simpul dasar dan pembuatan konstruksi pionering sederhana, peserta dilatih untuk berpikir kreatif, bekerja sama dalam kelompok, serta membangun ketelitian. Kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya koordinasi dan pemecahan masalah.
Api Unggun: Puncak Kebersamaan dan Kreasi Seni : Malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan acara api unggun, sebuah tradisi yang selalu dinanti dalam setiap perkemahan. Api unggun menjadi simbol persatuan dan kehangatan, menghadirkan suasana akrab di antara peserta dan pembina.
Berbagai penampilan seni ditampilkan oleh para peserta, mulai dari drama bertema kepramukaan, nyanyian, hingga pembacaan puisi. Pertunjukan tersebut menjadi ajang ekspresi kreativitas sekaligus mempererat rasa kebersamaan di antara peserta.
Pembinaan Karakter Melalui Pengalaman Langsung. Seluruh rangkaian kegiatan ini dirancang agar siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teknis kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, rasa peduli, dan keberanian. Dengan suasana perkemahan yang dibuat fun namun tetap edukatif, pengalaman ini diharapkan meninggalkan kesan positif dan memperkaya pembentukan jati diri peserta.
Melalui Perkemahan Kamis–Jumat tahun 2025 ini, SD YPPI – IV menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter kuat dan kemampuan sosial yang baik.
Dengan semangat Satya, Bhakti, Harmony, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendidik generasi yang berbudaya, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama serta lingkungan. (Abie)






