Surabaya, Nusantaraabadinews.com – Suasana penuh kehangatan dan nostalgia mewarnai acara temu kangen alumni SMA Katolik Frateran Surabaya angkatan 2002 yang digelar dengan meriah. Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 alumni lintas profesi, serta turut mengundang para guru dan karyawan sekolah yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
Acara yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan tersebut menjadi momentum berharga untuk mempererat kembali tali silaturahmi yang telah terjalin sejak masa putih abu-abu. Tawa, canda, serta cerita lama kembali menghidupkan kenangan indah semasa sekolah, menciptakan suasana akrab di antara para peserta yang hadir.
Tak hanya menjadi ajang reuni, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis bagi pengembangan dunia pendidikan. Kepala SMA Katolik Frateran Surabaya, Frater William Satel Sura BHK, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa temu alumni semacam ini memiliki peran penting dalam menjembatani hubungan antara sekolah dan dunia profesional.
“Temu alumni ini menjadi sarana strategis bagi sekolah dalam membangun link and match antara dunia pendidikan dan dunia profesional. Kami berharap para alumni yang telah sukses di berbagai bidang dapat menjadi role model bagi para siswa,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan para alumni merupakan aset berharga bagi sekolah, tidak hanya sebagai kebanggaan, tetapi juga sebagai inspirasi nyata bagi generasi penerus.
Dengan adanya keterlibatan alumni, siswa diharapkan dapat memperoleh gambaran lebih luas mengenai dunia kerja dan tantangan yang akan dihadapi di masa depan.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah alumni juga berbagi pengalaman dan perjalanan karier mereka, mulai dari bidang bisnis, profesional, hingga sektor kreatif. Hal ini semakin memperkuat semangat kolaborasi dan membuka peluang sinergi antara alumni dan pihak sekolah.
Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk membangun jaringan (networking) yang lebih luas di antara para alumni. Banyak di antara mereka yang memanfaatkan momen ini untuk menjalin kembali komunikasi, membuka peluang kerja sama, hingga merancang kegiatan sosial yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Dengan terselenggaranya temu kangen ini, diharapkan hubungan antara alumni dan almamater tetap terjaga dengan baik serta terus berkembang ke arah yang lebih produktif. Kebersamaan yang terjalin tidak hanya menjadi kenangan, tetapi juga menjadi kekuatan dalam mendukung kemajuan pendidikan di SMA Katolik Frateran Surabaya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Temu kangen ini pun menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan alumni tetap kuat, meski waktu telah membawa mereka ke berbagai jalan kehidupan yang berbeda. (Abie,)






