PSHT Madiun Raya Deklarasi Loyalitas, Tegaskan Dukungan Parluh 2026 dan Komitmen Kamtibmas

  • Whatsapp
Foto: Ribuan anggota PSHT mengikuti apel siaga dan deklarasi loyalitas di Padepokan Agung Madiun
Foto: Ribuan anggota PSHT mengikuti apel siaga dan deklarasi loyalitas di Padepokan Agung Madiun

MADIUN, JAWA TIMUR – Ribuan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) dari berbagai wilayah Madiun Raya memadati Padepokan Agung PSHT di Jalan Merak, Kota Madiun, Sabtu (2/5). Mereka mengikuti Apel Siaga dan Deklarasi Loyalitas sebagai bentuk penguatan ideologi serta konsolidasi organisasi.

Kegiatan berlangsung tertib dan penuh khidmat. Massa yang hadir menunjukkan kedisiplinan tinggi selama prosesi apel, menandakan soliditas internal yang tetap terjaga.

Bacaan Lainnya

Fokus utama dalam kegiatan ini adalah penegasan sikap bahwa PSHT Pusat Madiun tetap tegak lurus pada hasil keputusan tertinggi organisasi melalui Parapatan Luhur (Parluh) 2026.

Dalam orasi yang disampaikan jajaran pengurus, ditegaskan dukungan penuh kepada R. Moerdjoko H.W. sebagai Ketua Umum dan H. Issoebiantoro sebagai Ketua Dewan Pusat. Dukungan tersebut berlandaskan legalitas konstitusi organisasi atau AD/ART yang sah dan diakui secara hukum.

Foto: Ribuan anggota PSHT mengikuti apel siaga dan deklarasi loyalitas di Padepokan Agung Madiun
Foto: Ribuan anggota PSHT mengikuti apel siaga dan deklarasi loyalitas di Padepokan Agung Madiun

“Pertemuan ini adalah momentum untuk menunjukkan soliditas bahwa persaudaraan kami tidak tergoyahkan. Kami berkomitmen menjaga marwah organisasi dalam satu komando yang jelas sesuai aturan yang berlaku,” ujar salah satu tokoh senior PSHT.

Deklarasi ini sekaligus menjadi benteng internal untuk menangkal penyebaran informasi tidak benar atau hoaks yang berpotensi memecah belah organisasi.

Selain penguatan internal, deklarasi juga memuat komitmen menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Madiun Raya. Di hadapan aparat TNI dan Polri, seluruh peserta menyatakan kesiapan menjadi pelopor perdamaian.

“Kami pastikan bahwa warga PSHT Pusat Madiun tidak akan terpancing provokasi. Kami adalah bagian dari masyarakat yang ikut bertanggung jawab atas kondusivitas wilayah Madiun,” lanjut pernyataan tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif dengan pengamanan dari aparat gabungan kepolisian serta pengamanan internal (Pamter). Rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Merak dilakukan secara situasional guna menjaga kelancaran aktivitas masyarakat.

Acara ditutup dengan pembacaan deklarasi secara serentak. Setelah itu, massa membubarkan diri dengan tertib dan kembali ke wilayah masing-masing di bawah pengawalan petugas.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *