Jam’iyah Al Khoiriyah Konsulat Surabaya-Sidoarjo Gelar Pengajian Rutin, Pererat Silaturahmi Alumni dan Simpatisan Ponpes Al Mubarok Lanbulan

  • Whatsapp
IMG 20260711 WA0047

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Jam’iyah Al Khoiriyah yang beranggotakan para alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Al Mubarok Lanbulan Konsulat Surabaya-Sidoarjo kembali menggelar pengajian rutin yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali. Kegiatan tersebut berlangsung di kediaman Hudi, Musala Al-Ihsan, Jalan Panjang Jiwo Gang 9A Nomor 47, RT 03/RW 03, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Sabtu (11/7/2026).

Pengajian yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan kekhidmatan ini dihadiri oleh majelis kiai dari Pondok Pesantren Al Mubarok Lanbulan, Baturasang, Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura. Hadir pula Ketua Jam’iyah Al Khoiriyah, Ustadz Moh. Amin Badruddin, Sekretaris Ustadz Ahmad Holili Hasan, para alumni, simpatisan, serta ratusan jamaah yang memenuhi lokasi kegiatan dengan penuh antusias.

Sejak pra-acara dimulai, suasana religius telah terasa melalui lantunan sholawat yang dibawakan oleh grup hadrah Al Banjari. Irama rebana yang mengiringi pujian kepada Rasulullah SAW mampu menghadirkan nuansa spiritual yang menenangkan hati para jamaah.

IMG 20260711 WA0027IMG 20260711 WA0031Rangkaian pra-acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Rotibul Haddad secara berjamaah. Bacaan dzikir yang telah menjadi amalan ulama tersebut diikuti dengan penuh kekhusyukan oleh seluruh peserta, menciptakan suasana yang damai dan menambah kekuatan spiritual bagi seluruh jamaah yang hadir.

Memasuki acara inti, kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an sebagai pembuka majelis ilmu. Lantunan ayat suci menggema di seluruh area musala, mengawali rangkaian pengajian dengan penuh keberkahan.

Selanjutnya, seluruh jamaah bersama-sama melantunkan berbagai sholawat, di antaranya Sholawat Nariyah dan Sholawat Jailani. Tidak hanya itu, pembacaan tahlil dan Syarofal Anam juga menjadi bagian penting dalam rangkaian acara. Seluruh bacaan tersebut dipanjatkan sebagai bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus doa untuk para ulama, guru, orang tua, dan kaum muslimin yang telah mendahului.

Puncak kegiatan diisi dengan kajian kitab Muhtarul Ahadits an-Nabawiyah yang disampaikan oleh KH. A. Ghozali MF. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh jamaah agar senantiasa memperdalam pemahaman terhadap hadits-hadits Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

KH. A. Ghozali MF menegaskan bahwa mempelajari hadits bukan sekadar menambah ilmu pengetahuan, tetapi juga merupakan jalan untuk membentuk akhlak mulia, memperkuat keimanan, serta menjaga nilai-nilai Islam di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks.

Beliau juga mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di antara sesama muslim, khususnya di lingkungan alumni pesantren. Menurutnya, silaturahmi yang terus dipelihara melalui majelis ilmu akan melahirkan persaudaraan yang kokoh sekaligus menjadi sarana saling mengingatkan dalam kebaikan.

Usai penyampaian tausiyah, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Ismul A’dzom yang diikuti seluruh jamaah dengan penuh kekhusyukan. Suasana haru dan khidmat begitu terasa ketika seluruh peserta menengadahkan tangan memohon keberkahan, kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu kiai. Doa dipanjatkan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan keberkahan, istiqamah dalam menuntut ilmu, serta memperoleh perlindungan Allah SWT dalam setiap langkah kehidupan.

Ketua Jam’iyah Al Khoiriyah, Ustadz Moh. Amin Badruddin, menyampaikan bahwa pengajian rutin ini merupakan agenda yang telah menjadi tradisi bagi para alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Al Mubarok Lanbulan. Selain menjadi wadah menimba ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menjaga hubungan kekeluargaan yang telah terjalin sejak di lingkungan pesantren.

Menurutnya, semangat kebersamaan yang terus terbangun melalui kegiatan rutin tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan umat sekaligus menjadi media dakwah yang menebarkan nilai-nilai Islam yang damai, moderat, dan penuh kasih sayang.

Para peserta pun menyambut baik terselenggaranya pengajian rutin ini. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara istiqamah setiap dua bulan sekali dengan melibatkan lebih banyak alumni dan masyarakat, sehingga manfaatnya semakin luas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembinaan kehidupan keagamaan di Kota Surabaya dan sekitarnya.

Melalui kegiatan ini, Jam’iyah Al Khoiriyah kembali menegaskan komitmennya sebagai wadah yang tidak hanya mempererat hubungan antar alumni dan simpatisan Pondok Pesantren Al Mubarok Lanbulan, tetapi juga sebagai penggerak syiar Islam melalui majelis ilmu, dzikir, sholawat, dan penguatan ukhuwah Islamiyah demi terwujudnya masyarakat yang religius, rukun, dan penuh keberkahan. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *