MADIUN, Nusantaraabadinews – Kabupaten Madiun resmi memasuki usia ke-458 tahun dengan mengusung tema “Berinovasi dan Berkolaborasi untuk Kabupaten Madiun Bersahaja.” Momentum bersejarah ini menjadi ajang refleksi sekaligus penguatan sinergi seluruh elemen pembangunan, termasuk Perum Bulog Kantor Cabang Madiun yang terus berkomitmen mendukung ketahanan pangan daerah.
Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Madiun, Agung Sarianto, menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Madiun ke-458. Menurutnya, Bulog akan terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Madiun dalam menjaga ketersediaan pangan, menstabilkan harga, serta meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Agung Sarianto menegaskan bahwa Perum Bulog sebagai salah satu pilar ketahanan pangan nasional akan terus hadir melalui berbagai program strategis yang berpihak kepada masyarakat dan petani.
“Perum BULOG Kantor Cabang Madiun sebagai bagian dari pilar ketahanan pangan nasional, kolaborasi dengan pemerintah, akan terus memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau, menjaga stabilitas harga di pasar, serta terus menyerap hasil jerih payah para petani lokal di Kabupaten Madiun,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi yang telah terbangun selama ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Bumi Kampung Pesilat.
Sepanjang Semester I Tahun 2026, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun mencatat berbagai capaian operasional yang positif. Kinerja tersebut meliputi pengadaan gabah dan beras, penyaluran Bantuan Pangan Beras, distribusi Minyak Goreng Rakyat (Minyakita), hingga penjualan beras SPHP sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.
Hingga pertengahan tahun 2026, Bulog Madiun berhasil menyerap gabah dan beras petani sebanyak 70.289 ton setara beras atau mencapai 90,98 persen dari target nasional.
Selain itu, Bulog juga telah mendistribusikan 1.545 kiloliter Minyakita serta menyalurkan 8.743 ton beras SPHP. Sebagian besar distribusi dilakukan melalui pedagang pengecer di pasar rakyat dan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna menjaga keterjangkauan harga beras dan minyak goreng di masyarakat.
Perum Bulog Kantor Cabang Madiun juga sukses menuntaskan penyaluran Program Bantuan Pangan Beras sebanyak 5.835 ton dan 1.167 kiloliter minyak goreng kepada 291.753 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Kabupaten Ngawi sebelum 30 Mei 2026.
Saat ini, Bulog tengah mempersiapkan penyaluran bantuan pangan beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 agar masyarakat penerima manfaat kembali memperoleh bantuan tepat waktu.
Menurut Agung Sarianto, peringatan Hari Jadi Kabupaten Madiun menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Bulog untuk terus berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga ketahanan pangan daerah.
“Terima kasih atas sinergi dan kerja sama yang terjalin sangat baik selama ini antara BULOG, Pemerintah Daerah, dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Madiun,” pungkasnya.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat, Perum Bulog Kantor Cabang Madiun optimistis mampu terus menjaga lumbung pangan daerah tetap kokoh, stabil, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Madiun.






