Bupati Madiun Hari Wuryanto Genap 62 Tahun, Tetap Gowes dan Senam Bersama ASN

  • Whatsapp
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Usia 62 tahun tak menghalangi Bupati Madiun H. Hari Wuryanto untuk tetap menjaga kebugaran. Tepat pada hari ulang tahunnya, Jumat (4/9/2026), orang nomor satu di Kabupaten Madiun itu justru memilih mengayuh sepeda menuju Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Mejayan.

Gowes Jumat pagi kali ini terasa berbeda. Bukan hanya menjadi rutinitas olahraga, perjalanan tersebut sekaligus menjadi momentum syukuran ulang tahun ke-62 Bupati Hari Wuryanto.

Bacaan Lainnya

Ia bersepeda bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Kepala Bank Jatim Cabang Caruban, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta staf di lingkungan Pemkab Madiun.

Rombongan berangkat dari Pendopo Muda Graha Kota Madiun menuju Kota Caruban. Mereka melaju beriringan dengan tertib dengan pengawalan dari Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Madiun.

Di sepanjang perjalanan, Bupati Hari Wuryanto beberapa kali menyapa masyarakat yang ditemuinya.

Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62

Setibanya di Puspem Kabupaten Madiun, kejutan telah disiapkan. Jajaran kepala OPD, perbankan, ASN Pemkab Madiun, hingga masyarakat menyambut kedatangan Bupati Hari Wuryanto dengan kue ulang tahun.

Suasana hangat pun terasa ketika Hari Wuryanto meniup lilin sebagai penanda bertambahnya usia.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan senam bersama ASN di lingkungan Puspem Kabupaten Madiun. Bupati Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi, Sekda, dan sejumlah kepala OPD tampak antusias mengikuti setiap gerakan senam.

Bagi Hari Wuryanto, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kondisi fisik. Bersepeda menjadi bagian dari rutinitasnya untuk mempertahankan kebugaran sekaligus menjalani kehidupan dengan penuh rasa syukur.

“Kita jangan lupa bahagia. Kalau kita bahagia, insyaallah kita syukuri saja. Kita akan diberi kesehatan, kemudahan, dan kelancaran,” ujar Hari.

Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto gowes menuju Puspem Kabupaten Madiun saat ulang tahun ke-62

Hari mengungkapkan bahwa bersepeda menjadi salah satu olahraga yang paling sesuai dengan kondisi dirinya saat ini. Selain bersepeda, ia juga sesekali melakukan olahraga renang.

“Olahraga, khususnya sepeda itu betul-betul bisa menyehatkan. Olahraga bukan satu-satunya untuk sehat, tapi salah satu untuk bisa sehat itu harus olahraga,” tuturnya.

Menurutnya, menjaga kesehatan membutuhkan kebiasaan dan aktivitas yang dilakukan secara konsisten. Karena itu, olahraga tetap menjadi bagian dari rutinitas meski kesibukannya sebagai kepala daerah cukup padat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng. Bupati Hari Wuryanto menyerahkan potongan tumpeng kepada Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi dan Kepala Bank Jatim Cabang Caruban.

Tumpeng tersebut kemudian dinikmati bersama oleh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Madiun.

Momen sederhana tersebut sekaligus menjadi bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia Bupati Hari Wuryanto serta kebersamaan jajaran pemerintahan Kabupaten Madiun.

Sementara itu, Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi menyampaikan doa dan harapan untuk perjalanan pemerintahan bersama Bupati Hari Wuryanto hingga 2030.

“Semoga beliau dan saya senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, rida dan barokah oleh Allah SWT. Yang paling penting, kami akan berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Purnomo.

Bagi dr. Pur, sapaan akrab Wakil Bupati Madiun, Hari Wuryanto bukan sekadar pasangan dalam menjalankan amanah masyarakat. Ia bahkan menganggap Bupati Madiun tersebut sebagai sosok kakak yang menjadi teladan dalam menjalankan tugas.

“Pak Bupati tauladan bagi saya. Beliau bukan sekadar Bupati saya, tapi sudah saya anggap seperti kakak saya sendiri,” ungkapnya.

Purnomo mengaku banyak mendapatkan pelajaran dari sosok Hari Wuryanto. Di antaranya mengenai kesabaran, kedisiplinan, jiwa tolong-menolong, hingga komitmen dan konsistensi dalam memegang prinsip.

“Saya belum pernah melihat orang yang punya komitmen dan konsisten yang luar biasa saat memegang prinsip. Ini yang patut kita contoh dan kita tauladani,” tandasnya.

Momentum ulang tahun ke-62 tersebut pun tidak hanya menjadi perayaan bertambahnya usia Bupati Madiun. Gowes, senam, dan syukuran bersama menjadi gambaran sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan, membangun kebersamaan, serta menjalankan amanah pemerintahan dengan penuh rasa syukur.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *