Hadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Prambon, Bupati Madiun Tekankan Kebersamaan dan Keimanan

  • Whatsapp
Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.
Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Majelis Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW dan Haul Syuhada’ Madiun menjadi momentum memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Ar-Ruman, Desa Prambon, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Rabu (30/9/2026).

Bacaan Lainnya

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto hadir langsung dalam kegiatan keagamaan tersebut bersama sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun, serta masyarakat dan jamaah yang mengikuti rangkaian majelis.
Kehadiran Bupati Madiun menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya melalui kegiatan keagamaan yang memiliki nilai spiritual sekaligus sosial.

Majelis Dzikir Maulidurrasul tidak hanya menjadi sarana untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW serta memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.
Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.

Dalam sambutannya, Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Majelis Dzikir Maulidurrasul Muhammad SAW dan Haul Syuhada’ Madiun.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat keimanan sekaligus membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia mengajak seluruh jamaah menjadikan majelis dzikir dan peringatan Maulidurrasul sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.

Semangat kebersamaan tersebut dinilai penting untuk terus dijaga agar kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Madiun semakin harmonis, saling menghormati, dan dilandasi nilai-nilai keagamaan.

Bupati Madiun juga berharap pelaksanaan majelis dzikir dan Haul Syuhada’ Madiun membawa keberkahan bagi seluruh jamaah serta masyarakat Kabupaten Madiun.

Doa dan dzikir yang dipanjatkan secara bersama-sama diharapkan menjadi ikhtiar untuk memohon kesehatan, keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi masyarakat.

Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.
Foto: Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menghadiri Majelis Dzikir Maulidurrasul di Masjid Ar-Ruman Desa Prambon, Dagangan.

Selain itu, momentum tersebut juga diharapkan semakin memperkuat kepedulian sosial serta semangat menjaga persatuan di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gus Mizan, Mustika, perwakilan UIN Ponorogo, jajaran Pemerintah Kabupaten Madiun, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus Masjid Ar-Ruman, serta para jamaah dan masyarakat sekitar.

Majelis Dzikir Maulidurrasul dan Haul Syuhada’ Madiun pun berlangsung dalam suasana khidmat. Kebersamaan jamaah dalam lantunan dzikir dan doa menjadi bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan bagi masyarakat dan daerah.

Bagi Pemerintah Kabupaten Madiun, kegiatan keagamaan semacam ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antara pemerintah, ulama, tokoh masyarakat, dan warga dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis dan religius.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *