Sambut Hari Pangan Sedunia, GPM 2026 di Wonokromo Diserbu Warga, Produk UKM Laris Manis

  • Whatsapp
IMG 20261022 WA0048

Surabaya – Nusantaraabadinews.com Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kota Surabaya menjadi upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) untuk memperluas pasar.

Kegiatan yang digelar dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia ini berlangsung di Balai RW 03, Jalan Karangrejo Sawah III, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya. Program tersebut melibatkan berbagai instansi, pelaku usaha pangan, serta unsur masyarakat.”

“Sejak dibuka pukul 08.00 WIB, warga yang telah menunggu sejak pagi langsung memadati stan penjualan untuk membeli beragam kebutuhan pokok. Komoditas yang tersedia meliputi beras, minyak goreng, telur, gula, daging sapi, daging ayam, bawang, cabai, hingga aneka produk kuliner lokal.

Sejumlah penyedia pangan turut berpartisipasi, di antaranya Bulog, PT Surya Kreasi Pangan, PD Rumah Potong Hewan, PT Primafood International, PISS, serta kelompok usaha dan pelaku UMKM setempat.”

IMG 20261022 WA0037 IMG 20261022 WA0036

“Berbagai komoditas dijual dengan harga yang telah ditetapkan masing-masing penyedia. Minyak goreng Minyakita ditawarkan Rp15.500, telur ayam ras Rp23.000, beras premium kemasan 5 kilogram Rp74.500, serta gula kemasan 450 gram Rp8.000. Sementara itu, bawang merah, bawang putih, dan sejumlah jenis cabai tersedia dalam kemasan kecil dengan harga Rp5.000 per kemasan.

Selain kebutuhan pokok, pengunjung juga dapat membeli telur ayam kampung, produk daging olahan, makanan siap saji, minuman, serta aneka kuliner khas yang dipasarkan pelaku UKM.

Lurah Wonokromo, Prima Sri Poerwiendari, SE, menyampaikan bahwa kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan GPM merupakan kehormatan sekaligus pengalaman berharga bagi wilayahnya.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap produk yang dijual menjadi peluang bagi pelaku UKM untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.”

IMG 20261022 WA0035 IMG 20261022 WA0034 IMG 20261022 WA0042

“Kelurahan Wonokromo bisa disebut basisnya UKM kuliner. Pada kesempatan kali ini, kami mengirim empat kelompok UKM dengan produk khas. Dagangan yang disediakan laris manis terjual,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan jumlah pelaku UKM yang dilibatkan dapat ditambah sehingga semakin banyak usaha lokal memperoleh kesempatan untuk memasarkan produknya kepada masyarakat.

Sementara itu, Camat Wonokromo, Rerry Setyaningtyaswati, SH, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan program nasional yang dilaksanakan secara serempak dan berjenjang dengan melibatkan pemerintah pusat dan daerah.

Program tersebut diarahkan untuk membantu mengendalikan harga bahan pangan pokok antara lain : beras, telur dan minyak agar tetap terjangkau oleh masyarakat.

Pelaksanaannya di Surabaya melibatkan Dinas Ketahanan Pangan, staf khusus wali kota, serta sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait lainnya”

“Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, SKM., M.Kes., menegaskan bahwa GPM 2026 memiliki tujuan utama menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan di tengah dinamika inflasi serta kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat memangkas rantai distribusi dengan mendekatkan akses bahan pangan dari produsen kepada konsumen sehingga masyarakat berpeluang memperoleh komoditas dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Nanik juga menyampaikan bahwa dukungan berbagai pihak menjadi modal penting untuk memperluas pelaksanaan program tersebut.

“Selama kegiatan berlangsung, suasana di lokasi terpantau ramai dengan aktivitas jual beli dan pelayanan kepada masyarakat. Pemandu acara, Ning Fatimah, turut memeriahkan kegiatan melalui penyampaian informasi produk dan selingan humor untuk menarik perhatian pengunjung.

Kegiatan ditutup setelah seluruh rangkaian pelayanan belanja dan temu wicara selesai dilaksanakan. Melalui Gerakan Pangan Murah, Pemerintah Kota Surabaya diharapkan dapat terus memperkuat akses masyarakat terhadap bahan pangan terjangkau sekaligus mendorong pertumbuhan UKM lokal. (Abie)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *