Kejar Target, Pembangunan Jembatan Garuda di Nglandung Terus Dikebut untuk Buka Akses Warga

  • Whatsapp
IMG 20261029 WA0124

MADIUN – Nusantaraabadinews.com
Pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di Desa Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, terus dikebut. Hingga laporan terakhir, pembangunan jembatan beton yang menjadi salah satu sasaran program di wilayah Kodim 0803/Madiun tersebut telah mencapai progres 60 persen.

Pembangunan yang dimulai pada 24 September 2026 ini berlokasi di RT 19 RW 04 Desa Nglandung. Jembatan dibangun melintasi sungai dengan lebar sekitar 20 meter, dengan spesifikasi panjang 24 meter dan lebar 2 meter serta dirancang mampu menahan beban hingga 2,5 ton.

Sejumlah tahapan pekerjaan terus dilaksanakan untuk mengejar target penyelesaian. Pembersihan lokasi telah rampung 100 persen, sedangkan pengiriman material atau *dropping material* mencapai 64 persen. Pekerjaan pembesian berada pada angka 59 persen, sementara pengecoran telah mencapai 40 persen. Adapun pekerjaan pengecatan belum dimulai.

IMG 20261029 WA0125 IMG 20261029 WA0123

Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses pembangunan terus berjalan melalui penyelesaian pekerjaan secara bertahap. Pengiriman material, pembesian, dan pengecoran menjadi bagian penting yang terus dikerjakan untuk mendukung percepatan pembangunan hingga mencapai tahap akhir.

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas warga dan memperlancar akses antarkawasan. Keberadaan jembatan yang memadai juga diharapkan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat.

Melalui pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Kodim 0803/Madiun terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Dengan progres yang telah mencapai 60 persen, penyelesaian setiap tahapan pekerjaan menjadi perhatian agar pembangunan dapat berjalan sesuai target, dengan tetap memperhatikan kualitas dan keamanan konstruksi.

Jembatan bukan sekadar penghubung dua sisi sungai, melainkan juga sarana yang diharapkan mampu membuka akses lebih baik bagi masyarakat Desa Nglandung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.(Tia/Merry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *