Majelis Manakib Al Busyro Siti Khotijah Hadiri Tahlil dan Doa Bersama di Makam Mbah Buyut Talang, Tuban

  • Whatsapp
IMG 20261030 WA0009

TUBAN, Nusantaraabadinews.com – Dalam rangka melestarikan tradisi peninggalan leluhur sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas limpahan rezeki dan hasil panen yang melimpah, masyarakat Dusun Talun, Desa Kenthu, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, menggelar kegiatan tahlil dan doa bersama di Makam Mbah Buyut Talang pada Rabu, 28 Oktober 2026.

Kegiatan penuh khidmat tersebut turut dihadiri Majelis Manakib Al Busyro Siti Khotijah yang mendapatkan undangan khusus dari para sesepuh dan pemuka agama setempat untuk ikut serta dalam rangkaian acara kirim doa bersama di makam yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Dusun Talun tersebut.
Pelaksanaan tahlil dan doa bersama dipimpin langsung oleh Ustaz Agus Wempi Nurholis, yang akrab disapa Gus Wempy. Dengan suasana penuh kekhusyukan, para sesepuh, tokoh agama, anggota majelis, serta masyarakat sekitar mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh penghayatan.

“Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka berkumpul bersama untuk memanjatkan doa, mengenang jasa para leluhur, serta memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh masyarakat.

Setelah rangkaian tahlil dan doa bersama selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran yang dikemas melalui makan bersama.
Tradisi tersebut menjadi simbol kebersamaan, kerukunan, dan ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat serta limpahan rezeki yang telah diberikan.

Salah satu bentuk nikmat yang disyukuri masyarakat adalah hasil panen pertanian yang selama ini cukup melimpah. Mulai dari sektor pertanian padi, jagung, kacang tanah, hingga berbagai hasil pertanian lainnya yang menjadi sumber penghidupan masyarakat setempat.

Melalui kegiatan syukuran ini, masyarakat berharap hasil pertanian pada masa mendatang tetap diberikan kelancaran, kesuburan, serta keberhasilan. Mereka juga memanjatkan doa agar seluruh warga senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

IMG 20261030 WA0007 IMG 20261030 WA0011“Selain sebagai ungkapan rasa syukur, kegiatan tersebut juga memiliki makna penting dalam menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur. Keberadaan Makam Mbah Buyut Talang menjadi bagian dari sejarah perjalanan masyarakat Dusun Talun, Desa Kenthu.

Masyarakat setempat terus berupaya menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk penghormatan terhadap para leluhur yang diyakini memiliki peran dalam membuka dan merintis awal kehidupan serta permukiman di wilayah Dusun Talun hingga berkembang seperti sekarang.

Para sesepuh dan pemuka agama berharap generasi muda tetap mengenal sejarah asal-usul desanya serta turut menjaga tradisi kebersamaan, gotong royong, dan kegiatan keagamaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, para sesepuh dan pemuka agama setempat juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada seluruh anggota Majelis Manakib Al Busyro Siti Khotijah yang telah berkenan hadir dan mengikuti kegiatan kirim doa bersama.

Kehadiran majelis tersebut dinilai menjadi bentuk nyata dari terjalinnya silaturahmi dan kebersamaan antara masyarakat dengan kelompok majelis keagamaan dalam menjaga nilai-nilai religius serta tradisi yang berkembang di tengah kehidupan masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan, penghormatan terhadap leluhur, serta budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik di tengah masyarakat Dusun Talun.

Melalui kegiatan tahlil, doa bersama, dan syukuran ini, masyarakat berharap tradisi positif tersebut dapat terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sehingga nilai persaudaraan, kerukunan, dan rasa syukur kepada Allah SWT senantiasa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *