SURABAYA, Nusantaraabadinews.com— Dunia jurnalistik tanah air kembali diselimuti kabar duka. Jurnalis Diagramkota.com sekaligus anggota tim Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN), Mei Teguh Priyono, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Kalimantan.
“Kepergian almarhum meninggalkan kesedihan mendalam bagi keluarga, sahabat, serta rekan-rekan sejawat yang selama ini mengenal dan bekerja bersama dalam dunia jurnalistik. Kabar duka tersebut juga menjadi kehilangan besar bagi keluarga Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN), yang selama ini mengedepankan semangat kebersamaan melalui slogan “Bersama Membangun Negeri.”
Dalam pernyataan resminya, Keluarga Besar Komunitas Jurnalis Nusantara menyampaikan ungkapan belasungkawa dan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya Mei Teguh Priyono. Almarhum dikenang sebagai bagian dari keluarga besar insan pers yang telah memberikan kontribusi dalam perjalanan jurnalistik.
“Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun. Keluarga Besar Komunitas Jurnalis Nusantara (KJN) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Mei Teguh Priyono,” demikian pernyataan resmi KJN.
Ungkapan duka tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas kebersamaan dan dedikasi almarhum selama menjadi bagian dari komunitas jurnalis. Kepergian Mei Teguh Priyono tidak hanya dirasakan oleh keluarga besarnya, tetapi juga oleh rekan-rekan media yang pernah menjalin komunikasi, persahabatan, serta kerja sama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Di tengah suasana kehilangan, keluarga besar KJN bersama seluruh insan pers yang mengenal almarhum turut memanjatkan doa terbaik. Mereka berharap segala amal ibadah Mei Teguh Priyono diterima Allah SWT, seluruh dosa dan kekhilafannya diampuni, serta almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya.
Doa juga dipanjatkan agar almarhum meninggal dalam keadaan husnul khatimah. Bagi keluarga yang ditinggalkan, dukungan moral dan doa dari rekan-rekan sejawat diharapkan menjadi penguat dalam menghadapi masa-masa sulit akibat kehilangan orang tercinta.
KJN menyampaikan harapan agar keluarga almarhum senantiasa diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi ujian kehidupan ini.
Kepergian seorang jurnalis menjadi pengingat bahwa di balik setiap karya pemberitaan, terdapat sosok manusia yang menjalani perjalanan, membangun persahabatan, serta memberikan kontribusi bagi dunia informasi dan komunikasi masyarakat.
Bagi rekan-rekan yang pernah mengenal Mei Teguh Priyono, kenangan kebersamaan dan perjalanan dalam dunia jurnalistik akan menjadi bagian yang tidak mudah dilupakan.
Keluarga Besar Komunitas Jurnalis Nusantara turut menyampaikan penghormatan terakhir kepada almarhum. Semangat kebersamaan, solidaritas, dan persaudaraan antar insan pers diharapkan tetap terjaga, meskipun salah satu rekan seperjuangan telah berpulang.
Selamat jalan, Mei Teguh Priyono. Terima kasih atas kebersamaan dan dedikasi yang telah diberikan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahmu, mengampuni segala khilafmu, serta menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya.
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun.
Al-Fatihah. (Abie)






