ZIARAH SEWULAN: Pemkab Madiun dan PCNU Buka Hari Santri 2026, Teguhkan Tradisi dan Nasionalisme

  • Whatsapp
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Madiun mengawali rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 melalui kegiatan Ziarah Auliya’ Sewulan di Masjid Al Basyariyah, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Menguatkan Akar Tradisi, Menjaga Keutuhan Negeri” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, melestarikan tradisi ulama, sekaligus meneguhkan semangat kebangsaan di kalangan santri dan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi hadir langsung dalam kegiatan yang diikuti ratusan warga Nahdlatul Ulama (NU). Rangkaian acara diawali dengan salat Asar berjamaah, kemudian dilanjutkan istighotsah bersama di halaman masjid yang dipimpin Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Madiun, Dr. KH Mustofa Ibrahim.

Ketua PCNU Kabupaten Madiun, KH Muhammad Munir, menjelaskan bahwa ziarah ke makam Kyai Ageng Basyariyah di Sewulan menjadi agenda pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun ini.

Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.

Menurutnya, pelaksanaan ziarah pada 2026 memiliki pengaturan jadwal yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Ziarah dibagi dalam beberapa tahap agar warga NU dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih optimal.

“Jadwal ziarah tahun ini sengaja kami pisahkan antara Sewulan dan Kuncen, sehingga warga NU yang berziarah hari ini di Sewulan besok bisa kembali bergabung di Kuncen,” ujar KH Muhammad Munir.

Pengaturan tersebut diharapkan memberikan kesempatan lebih luas kepada jamaah untuk mengikuti kegiatan ziarah di dua lokasi yang memiliki nilai sejarah dan spiritual bagi masyarakat Nahdliyin di Kabupaten Madiun.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan ziarah, PCNU Kabupaten Madiun juga menyiapkan sejumlah agenda sosial dan keagamaan untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional 2026.

Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto dan PCNU Kabupaten Madiun dalam kegiatan ziarah Sewulan pembuka Hari Santri Nasional 2026.

Program tersebut meliputi layanan kesehatan gratis, sima’an Al-Qur’an, serta aksi bersih-bersih tempat ibadah yang dilaksanakan secara serentak oleh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) bersama takmir masjid dan musala setempat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bentuk keterlibatan organisasi keagamaan dalam memperkuat kepedulian sosial, menjaga kebersihan lingkungan ibadah, serta meningkatkan kedekatan antara ulama dan masyarakat.

Puncak peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Kabupaten Madiun dijadwalkan berlangsung pada 22 Oktober 2026. Agenda tersebut direncanakan diisi dengan Apel Hari Santri dan Pasar Murah di halaman Pendopo Ronggo Djumeno, Caruban.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ziarah yang melibatkan pemerintah daerah dan PCNU Kabupaten Madiun tersebut.

Ia menegaskan, ziarah ke makam para ulama penyebar Islam tidak semata-mata menjadi tradisi tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan momentum tadzkirah atau pengingat untuk meneladani keikhlasan, pengabdian, dan perjuangan para pendahulu.

“Para ulama terdahulu tidak hanya mengajarkan nilai agama, tetapi juga menanamkan fondasi kebangsaan dan semangat hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian dari iman),” tutur Hari Wuryanto.

Menurut Bupati, warisan perjuangan para ulama memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat yang religius sekaligus memiliki rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

Nilai-nilai tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda, khususnya kalangan santri, agar mampu menghadapi perubahan zaman tanpa meninggalkan akar tradisi dan identitas kebangsaan.

Sejalan dengan tema HSN 2026, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Hari Wuryanto menilai santri memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan nasional.

Santri tidak hanya diharapkan menjadi penjaga nilai moral dan keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, serta menguasai perkembangan teknologi dan kewirausahaan.

Di tengah tantangan menuju Indonesia Emas 2045, penguatan kapasitas santri dinilai penting agar mereka mampu mengambil bagian dalam berbagai sektor pembangunan, tanpa kehilangan nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan.

Peran pesantren dan organisasi keagamaan pun menjadi penting dalam membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara pengetahuan agama, kompetensi profesional, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

Bupati Madiun juga menekankan pentingnya kolaborasi antara ulama dan umara atau pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkarakter.

Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat kehidupan sosial yang harmonis, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Madiun.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Pemkab Madiun dan PCNU Kabupaten Madiun menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan tradisi keagamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan menanamkan nilai nasionalisme kepada generasi penerus.

Ziarah Sewulan pun menjadi awal dari rangkaian kegiatan yang tidak hanya menghidupkan kembali ingatan terhadap perjuangan para ulama, tetapi juga mengajak masyarakat meneruskan nilai pengabdian mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *