Lamongan –Nusantaraabadinews.com//Dalam upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta
mendukung ketahanan pangan, personel Yonif TP 887/Kesatria Joko Modo bersama
masyarakat melaksanakan kegiatan panen raya tebu di lahan Kompi Pertanian Yonif TP
887/KJM, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan
panen raya tersebut berlangsung selama enam hari, mulai tanggal 13 hingga 18 Oktober
2026.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kontribusi Yonif TP 887/Kesatria
Joko Modo dalam mendukung sektor pertanian sekaligus mengoptimalkan
pemanfaatan lahan produktif. Melalui pengelolaan lahan pertanian yang berkelanjutan,
satuan berupaya memberikan manfaat nyata, baik bagi kepentingan satuan maupun
masyarakat di sekitarnya.
Pelaksanaan panen tebu dilakukan secara manual dengan melibatkan personel Yonif TP
887/KJM bersama warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dengan
mengedepankan semangat kebersamaan, kerja sama, dan gotong royong. Personel TNI
dan masyarakat bahu-membahu dalam proses pemanenan, mulai dari penebangan
tebu hingga pengumpulan hasil panen, sehingga kegiatan dapat berjalan dengan tertib
dan lancar.
Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi gambaran nyata bahwa
hubungan antara TNI dan rakyat tidak hanya terjalin melalui pelaksanaan tugas
pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui kegiatan produktif yang memberikan
manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat. Kebersamaan di lapangan menjadi
sarana untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa saling percaya, serta
memperkuat semangat gotong royong sebagai bagian dari budaya bangsa Indonesia.
Selain mendukung produktivitas sektor pertanian, kegiatan panen raya tebu ini juga
memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar. Keterlibatan
warga membuka kesempatan kerja selama proses panen, sehingga dapat membantu
menambah pendapatan masyarakat. Di samping itu, aktivitas pertanian turut
mendorong perputaran ekonomi lokal dan memberikan peluang bagi masyarakat untuk
berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan pengelolaan hasil pertanian.
Bagi Yonif TP 887/Kesatria Joko Modo, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya
menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, dan kepedulian
terhadap lingkungan sekitar. Pengelolaan lahan pertanian tidak hanya berorientasi pada
hasil produksi, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan serta
meningkatkan kesadaran akan pentingnya sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan.
Melalui kegiatan panen raya tersebut, Yonif TP 887/Kesatria Joko Modo terus
menunjukkan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan melalui
pemanfaatan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan. Sinergi antara
personel TNI dan masyarakat diharapkan mampu menjadi contoh positif dalam
membangun kerja sama yang saling menguntungkan, sekaligus mendorong tumbuhnya
semangat kemandirian di bidang pertanian.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat
merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan di wilayah. Dengan
mengedepankan semangat kebersamaan dan pengabdian, Yonif TP 887/Kesatria Joko
Modo berupaya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi positif,
serta menjadi bagian dari solusi dalam mendukung kesejahteraan rakyat.
Panen raya tebu yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan ini
diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi satuan dan masyarakat.
Lebih dari sekadar kegiatan pertanian, momentum tersebut menjadi bukti bahwa
melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian bersama, TNI dan rakyat dapat terus
memperkuat persatuan serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
*Yonif TP 887/Kesatria Joko Modo*
“KESATRIA TANGGUH WIBAWA”






