Peran Strategis GM FKPPI dalam Menjaga Stabilitas Jawa Timur, Tegas Kapolda Nanang Avianto

  • Whatsapp
Img 20250503 Wa0080
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat menerima audiensi GM FKPPI di Mapolda Jawa Timur

SURABAYA, Nusantaraabadinews – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi menegaskan bahwa Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan stabilitas sosial di daerah.

Pernyataan ini disampaikan saat menerima audiensi Pengurus Pusat dan Pengurus Daerah XIII GM FKPPI di Mapolda Jatim, Jumat, 2 Mei 2025.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Jatim didampingi sejumlah pejabat utama, termasuk Karo SDM Kombes Pol Ari Wibowo, Dirbinmas Kombes Pol Lafri Prasetyono, Kabidhumas Kombes Pol Jules Abraham Abast, serta Penata Kebijakan Kapolri Madya TK III Kombes Pol Herman Suriyono.

Img 20250503 Wa0080
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat menerima audiensi GM FKPPI di Mapolda Jawa Timur

Irjen Nanang menegaskan bahwa GM FKPPI bukan hanya sekadar wadah sosial, tetapi merupakan representasi nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan oleh keluarga besar TNI dan Polri.

“FKPPI ini wadah bagi putra-putri dari anggota purnawirawan TNI dan Polri untuk berkegiatan dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa dinamika masyarakat di Jawa Timur sangat tinggi, sehingga dibutuhkan peran aktif dari elemen strategis seperti GM FKPPI sebagai perekat sosial yang mampu meredam potensi konflik dan memperkuat persatuan.

“Stabilitas bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi kewajiban kita bersama,” tegas Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi proses kaderisasi yang dilakukan GM FKPPI. Ia menilai organisasi ini sukses mencetak generasi muda yang kini terlibat di berbagai sektor strategis, dari dunia usaha hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Saya melihat proses kaderisasi di GM FKPPI berjalan sangat baik. Sekarang tantangannya adalah bagaimana kualitas ini dijaga dan diarahkan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” ungkapnya.

Irjen Nanang juga menegaskan pentingnya menjaga jati diri organisasi yang lahir dari semangat pengabdian TNI-Polri.

“Kalian adalah generasi yang lahir dari darah pengabdian. Jangan pernah melupakan akar kalian. Di mana pun kalian berada, tugas kalian adalah terus mengabdi,” tandasnya.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua Umum GM FKPPI Dwi Rianta Soerbakti menegaskan bahwa organisasinya akan tetap mandiri, profesional, dan fokus pada penguatan nilai-nilai kebangsaan.

“GM FKPPI tidak terlibat dalam politik praktis. Namun kami mendorong para kader untuk aktif berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui jalur profesional sesuai dengan kapasitas masing-masing,” ujarnya.

Sekjen GM FKPPI Ari Garyanida menambahkan bahwa keberadaan kader GM FKPPI di posisi strategis membuktikan kapasitas organisasi sebagai kekuatan moral dan sosial yang relevan dengan tantangan zaman.

Ketua PD XIII GM FKPPI Jawa Timur, Ir Agoes Soerjanto, menyatakan kesiapannya memperkuat kolaborasi dengan Polda Jatim melalui berbagai program konkret.

Program-program tersebut antara lain pelatihan bela negara, peningkatan literasi digital, pemberdayaan UMKM, dan pengembangan kader berbasis potensi lokal.

Sekretaris GM FKPPI Jatim, Didik Prasetiyono, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kinerja Polda Jatim, terutama dalam menjaga kepastian hukum di kawasan industri.

“Langkah kepolisian di PIER merupakan contoh konkret perlindungan terhadap dunia usaha. GM FKPPI sangat mengapresiasi hal ini,” tegas Didik, yang juga menjabat sebagai Dirut PT SIER.

Ia menambahkan bahwa penegakan hukum yang tegas tidak hanya memberikan rasa aman kepada investor, tetapi juga memastikan kelangsungan kerja ribuan tenaga kerja di sektor industri.

Audiensi antara GM FKPPI dan Polda Jatim ditutup dengan semangat kolaborasi dan tekad bersama untuk menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi yang aman, produktif, dan harmonis.

Kapolda Jatim menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan strategis dengan elemen masyarakat, termasuk GM FKPPI, sebagai bagian dari kekuatan sipil dalam menjaga keutuhan bangsa.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *