Tiga Guru Besar Dikukuhkan, PENS Kini Miliki 16 Profesor

  • Whatsapp
Img 20250921 Wa0034

SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mengukuhkan tiga guru besar baru.

Ketiga guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. I Gede Puja Astawa, S.T., M.T., Guru Besar Kepakaran Komunikasi Nirkabel Multi Antena, Prof. Riyanto Sigit, S.T., M.Kom., Ph.D., Guru Besar Kepakaran Pengolahan Citra Medis (Medical Image Processing)
dan Prof. Tri Harsono, S.Si., M.Kom., Ph.D., Guru Besar Kepakaran Pemodelan dan Simulasi (Modeling and Simulation).

Bacaan Lainnya

Pengukuhan guru besar yang dihadiri ratusan undangan dari akademisi dan industri mitra ini dihelat di Auditorium Gedung Pasca Sarjana PENS.

Direktur PENS Arif Irwansyah, menyebut ke depan PENS harus menjadi perguruan tinggi yang membawa manfaat bagi bangsa, melalui berbagai kontribusi nyata di masyarakat.

“PENS harus lebih berdampak melalui berbagai inovasi yang dihasilkan dari lumbung kampus, termasuk juga berbagai karya dan inovasi para guru besar baru ini,” kata Arif, Minggu (21/09/25).

Kemandirian teknologi di era digital seperti sekarang ini tentunya menjadi hal yang sangat penting.

Dan ketiga guru besar ini memaparkan berbagai riset, karya dan capaian akademis yang tentunya berafiliasi dengan bidang riset yang ditekuni.

I Gede Puja Astawa, yang mendalami teknologi antena menyampaikan jika capaian guru besar ini bagi beliau sebagai puncak pengakuan akademik sekaligus awal dari tanggung jawab lebih besar.

“Ini artinya kami para guru besar ke depannya memiliki tanggung jawab tambahan, yakni membangun riset unggulan, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan tentunya mendidik generasi penerus agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pengembang teknologi global,” ungkap Prof. Gede.

Prof Gede menjelaskan betapa dinamisnya perkembangan teknologi sehingga berharap dapat memperkuat Riset Unggulan, melalui pengembangan penelitian di bidang komunikasi nirkabel multi antena, yang relevan untuk jaringan 5G, 6G, dan bahkan teknologi masa depan lainnya.

Riyanto Sigit dan Tri Harsono, kedua guru besar lainnya yang turut dikukuhkan pun menuturkan pandangan mereka sesuai bidang kepakarannya.

Meski berasal dari program studi yang sama, namun keduanya memiliki penelitian dan pengembangan inovasi yang berbeda.

Riyanto Sigit misalnya. Dia menekuni pengembangan teknologi kesehatan, sementara Tri Harsono banyak berfokus pada pemodelan dan simulasi.

Bertambahnya tiga guru besar ini tentunya menambah jumlah professor yang dimiliki PENS, dengan total 16 profesor.

“Kami siap membangun dan memperluas kolaborasi, baik dengan kampus lain maupun pemerintah dan mitra industri, di dalam dan luar negeri di berbagai bidang, supaya menghasilkan inovasi yang lebih berdampak nyata,” kata ketiga professor ini bersamaan.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *