SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Dewan Pendidikan se-Indonesia akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-5 selama dua hari di Surabaya untuk menyusun rekomendasi nasional terkait penguatan mutu dan sistem pendidikan Indonesia.
Rakernas yang dilaksanakan di Hotel Mercure Surabaya pada Rabu -Jumat (19-22/11/25) ini dijadwalkan dihadiri Menteri Pendidikan, Gubernur Jawa Timur, serta sejumlah tokoh pendidikan nasional.

Rakernas juga akan dihadiri tokoh pendidikan dari berbagai daerah, yang diwakili Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia, organisasi kependidikan, perwakilan kepala sekolah, guru dan lainnya.
Penyelenggaraan Rakernas kali ini, dipercayakan pada Provinsi Jawa Timur yang dinilai sebagai barometer pendidikan nasional.
Ketua Panitia Rakernas, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd., menyampaikan tujuan utama pertemuan tersebut adalah merumuskan rekomendasi Dewan Pendidikan untuk Menteri Pendidikan dan Komisi X DPR RI.
“Ada tujuh poin rekomendasi yang kami siapkan, mulai dari isu peningkatan mutu pendidikan, penguatan peran parenting, hingga masukan terhadap RUU Sisdiknas,” terang Dr. Muhammad Yunus, yang juga sebagai anggota dewan Pendidikan Jawa Timur.
Rakernas tahun ini memuat empat agenda besar yakni Rapat Kerja dan Pembahasan Rekomendasi, Seminar Nasional dan Peluncuran Buku, Deklarasi Pendidikan dan Kunjungan ke Sekolah di Jawa Timur.
Pelaksanaan Rakernas ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat perspektif dan kebijakan pendidikan nasional serta sebagai momentum lerbaikan sistem pendidikan Indonesia.
“Mari kita sukseskan agenda Rakernas ke-5 Dewan Pendidikan Provinsi se-Indonesia. Inilah salah satu momentum ikhtiar besar untuk perbaikan mutu dan sistem pendidikan Indonesia,” tegas Yunus.
Melalui forum tersebut, dewan pendidikan berupaya memastikan bahwa suara daerah, kebutuhan sekolah, dan pengalaman para praktisi pendidikan dapat menjadi rujukan strategis bagi pemerintah pusat dalam mewujudkan pendidikan yang lebih berkualitas, inklusif, dan relevan dengan tantangan masa depan.(**)






