Safari Ramadan Pemkab Madiun Berakhir di Masjid Ali Syafi’i Grojogan, Bupati Sampaikan Program Sekolah Rakyat

  • Whatsapp
IMG 20260305 WA0007

Madiun -Nusantaraabadinews.com
Mengakhiri rangkaian Safari Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kabupaten Madiun menggelar kegiatan di Masjid Ali Syafi’i Grojogan, Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Rabu malam (4/3/2026). Meski diguyur hujan, antusiasme jamaah tetap tinggi mengikuti kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut.

Hadir langsung Bupati Madiun H. Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun dr. Purnomo Hadi. Turut mendampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Madiun, Pj Sekda Kabupaten Madiun, kepala OPD terkait, para camat, kepala desa se-Kecamatan Mejayan, para kiai dan alim ulama, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Takmir Masjid Ali Syafi’i Grojogan, Gus Mohamad Mahbub, menyampaikan rasa syukur atas kembalinya kegiatan safari Ramadan di masjid tersebut setelah tujuh tahun terakhir tidak menjadi lokasi kegiatan. “Sekedhik kula aturaken, panjenengan sedaya rawuh niki insyaallah barokahipun undanganipun Mbah Kiai Malik. Pitung tahun yang lalu safari niki ajeg teng mriki. Mulai zaman Bapak Bupati Junaidi Mahendra kaliyan Mbah Tarom, kalih periode nggih ajeg dhateng mriki. Lajeng Bapak Bupati Muhtarom kaliyan Bapak Wakilipun Iswanto, kalih periode nggih ajeg saben tahun,” ungkapnya.

Ia berharap, kehadiran Bupati dan Wakil Bupati saat ini membawa keberkahan serta mampu memimpin hingga dua periode sebagaimana para pendahulunya.

Pada kesempatan tersebut, Pemkab Madiun menyalurkan bantuan berupa dua paket Al-Qur’an serta bantuan dana kegiatan keagamaan dan satu kwintal beras dari BAZNAS Kabupaten Madiun. Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Madiun, Wakil Bupati Madiun, dan Dandim 0803 Madiun kepada pengurus masjid.

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran Masjid Ali Syafi’i dalam membina generasi muda. “Matur suwun sanget, amargi wonten ing Masjid Ali Syafi’i niki wonten kegiatan proses belajar mengajar ingkang nyiapaken generasi-generasi ke depan ingkang luar biasa, generasi ingkang akhlakul karimah. Menika ingkang kita harapkan, calon-calon ingkang badhe mbentengi Kabupaten Madiun supados dados baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” tuturnya.

IMG 20260305 WA0006 IMG 20260305 WA0005Ia menegaskan, pembinaan karakter dan akhlak menjadi fondasi penting dalam membangun daerah. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mendukung upaya-upaya pendidikan berbasis keagamaan.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Madiun. Sekolah tersebut diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga Desil 1 dan 2, mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK, dengan sistem boarding class atau berasrama. “Sekolah Rakyat menika insyaallah sampun mulai dibangun wonten Kelurahan Nglames. Mugi-mugi wulan Juni sampun rampung lan wulan Juli sampun saged miwiti proses belajar mengajar,” jelasnya.

Ia berharap dukungan masyarakat agar program tersebut berjalan lancar. Seluruh kebutuhan pendidikan siswa di Sekolah Rakyat akan dibiayai pemerintah hingga lulus dan mendapatkan pekerjaan. Program ini diharapkan mampu membantu pengentasan kemiskinan di Kabupaten Madiun. “Dipunbiayai ngantos pikantuk kerja. Diharapkan sasampunipun saged nyambut damel, saged bantu kulawarganipun lan ngentasaken kemiskinan. Mugi dipunparingi doa restu,” pungkasnya.

Safari Ramadan ditutup dengan tausiyah oleh KH. Nur Kholis, Wakil Ketua MUI Kabupaten Madiun. Dalam tausiyahnya, ia mengisahkan perjuangan prajurit Diponegoro, yakni Kiai Ali Syafi’i, yang turut memperjuangkan bangsa Indonesia.

Kisah tersebut menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan dan keteladanan ulama harus terus diwariskan kepada generasi penerus, sejalan dengan semangat Ramadan sebagai momentum memperkuat iman dan persatuan umat.(Tia/Merry)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *