SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Travel umrah di Surabaya tetap memberangkatkan jamaahnya ke tanah suci meskipun ditengah memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat-Israel.
Pembimbing Utama Nur Hamdalah Travel Surabaya Ustadz Muhammad Latief mengatakan bahwa hingga saat ini seluruh operasional keberangkatan umrah masih berjalan sesuai jadwal.
Ia juga mengatakan selama maskapai tidak ada penundaan atau pembatalan maka pemberangkatan jamaah umrah tetap normal.
“Penundaan atau pembatalan penerbangan akibat konflik Timur Tengah terjadi pada maskapai luar negeri yang harus transit di sejumlah negara terdampak perang Iran,” ujar Ustadz Muhammad Latief, Minggu (08/03/26).
Sementara diakui Ustadz Latief, Travel Nur Hamdalah menggunakan maskapai dalam negeri yang langsung ke Arab Saudi melalui jalur selatan atau Yaman yang masih aman dari konflik.
“Dan hingga saat ini keberangkatan dan pemulangan jamaah umrah Travel Nur Hamdalah masih berjalan sesuai jadwal dan tidak ada penundaan,” tegasnya lagi.
Ustadz Latief juga mengapresiasi sikap pemerintah yang mengimbau penundaan ibadah umrah akibat konflik di Timur Tengah.
“Tujuan pemerintah baik demi keselamatan warganya. Kita sangat mengapresiasi imbauan itu,” katanya.
Meski demikian akibat konflik di Timur Tengah ini, pihaknya juga berharap bantuan dari pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah untuk mencarikan solusi terkait pembiayaan penginapan jamaah yang terpaksa menunda kepulangan ke tanah air.
“Selama ini biaya penginapan akibat penundaan pemulangan dibebankan ke pihak travel. Dan ini dirasa memberatkan,” terang Ustadz Latief.
Sementara Travel Nur Hamdalah dalam sebulan mampu memberangkatkan lebih dari 4 rombongan jemaah umrah dengan rata-rata per rombongan berjumlah 40 orang.
Berdasarkan Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (Ssiskopatuh) Kementerian Haji dan Umrah RI mendata hingga saat ini sekitar 58 ribu orang peserta umrah indonesia masih berada di Arab Saudi.
Di sisi lain sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026 sebanyak 6.047 orang jamaah telah kembali ke tanah air dengan aman.






