Tampilan Kesenian Jaranan Turonggo Trisno Setyo Budoyo Meriahkan Festival Joko Dolog Surabaya 2026

  • Whatsapp
IMG 20260701 WA0038

Surabaya, Rabu, 1 Juli 2026 , Nusantaraabadinews.com— Kesenian tradisional Jaranan Turonggo Trisno Setyo Budoyo turut memeriahkan rangkaian Festival Joko Dolog Surabaya 2026, sebuah agenda budaya tahunan yang diselenggarakan oleh Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog setiap Bulan Suro sebagai bentuk pelestarian warisan budaya, tradisi, serta nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal Nusantara.

Penampilan Jaranan menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival karena menghadirkan perpaduan seni tari, musik tradisional, dan filosofi kehidupan yang telah diwariskan secara turun-temurun. Melalui pertunjukan ini, masyarakat diajak untuk lebih mengenal sekaligus mencintai budaya leluhur sebagai bagian dari identitas bangsa.

Ketua Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog sekaligus Ketua Panitia Festival Joko Dolog Surabaya 2026, Khoirul Anam, S.H., menyampaikan bahwa Festival Joko Dolog merupakan agenda rutin tahunan yang tidak hanya menjadi ruang hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya, pelestarian tradisi, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

IMG 20260701 WA0037“Festival Joko Dolog Surabaya diharapkan terus menjadi wadah bagi para pelaku seni dan budaya untuk menampilkan karya terbaiknya, sekaligus mengajak generasi muda agar tetap mencintai, menjaga, dan melestarikan warisan budaya Nusantara,” ujar Khoirul Anam.

Penampilan Kesenian Jaranan dikoordinasikan oleh Herisenser, yang memastikan seluruh rangkaian pertunjukan berjalan dengan tertib, aman, dan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya serta tradisi yang luhur. Penonton sangat antusias menikmati pertunjukan dari awal hingga akhir, diperkirakan penonton yang hadir sekitar 500 an orang.

Melalui Festival Joko Dolog Surabaya 2026, Seduluran Abdi Dalem Eyang Joko Dolog berharap semangat gotong royong, persatuan, dan kecintaan terhadap budaya bangsa semakin tumbuh di tengah masyarakat, sehingga warisan leluhur tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi yang akan datang. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *