SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Komitmen menjaga integritas dan profesionalisme terus diperkuat jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Sebagai bentuk pengawasan internal, seluruh personel Satresnarkoba menjalani tes urine secara mendadak yang digelar pada Senin (6/7/2026).
Pemeriksaan tersebut diikuti seluruh personel, mulai dari perwira hingga bintara. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memastikan setiap anggota yang bertugas memberantas penyalahgunaan narkotika benar-benar bersih dari penggunaan barang terlarang.
Kasat Reskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Adik Agus Putrawan, SH., MH mengatakan, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan inisiatif sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga kredibilitas institusi kepolisian.
“Tes urine ini dimulai dari jajaran Resnarkoba sendiri. Sebelum kita menindak dan menegakkan hukum ke luar, kita harus memastikan bahwa seluruh anggota di dalam benar-benar bersih,” ujarnya.
Pelaksanaan pemeriksaan dilakukan secara tertutup dengan pengawasan langsung dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Pelabuhan Tanjung Perak bersama tim medis. Proses tersebut dilakukan untuk menjamin transparansi, objektivitas, dan keabsahan hasil pemeriksaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap seluruh sampel urine yang telah diambil, seluruh personel Satresnarkoba dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap seluruh sampel yang dikumpulkan, 100 persen personel Satresnarkoba dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. Capaian ini sekaligus membuktikan dedikasi anggota dalam menjauhi barang haram tersebut,” tegas AKP Adik Agus Putrawan.
Hasil pemeriksaan tersebut menjadi bukti komitmen Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak dalam menjaga profesionalisme dan integritas sebagai aparat penegak hukum.
AKP Adik Agus Putrawan menegaskan bahwa sebelum melakukan penindakan terhadap masyarakat maupun pelaku tindak pidana narkotika, institusi kepolisian harus terlebih dahulu memastikan seluruh personelnya bebas dari penyalahgunaan narkoba.
“Sebelum kita menindak masyarakat atau para pelaku pengedar, institusi kita sendiri harus dipastikan bersih. Integritas adalah harga mati. Anggota Polri harus menjadi teladan dan bersih dari penyalahgunaan narkoba agar penegakan hukum berjalan objektif dan profesional,” ujarnya.
Ia menambahkan, fondasi internal yang bersih akan memperkuat kinerja Satresnarkoba dalam menjalankan tugas pemberantasan peredaran gelap narkotika, pencegahan, hingga mendukung proses rehabilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dengan fondasi internal yang bersih dan integritas yang terjaga, Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak semakin mantap dalam menjalankan fungsi pencegahan, pemberantasan, serta rehabilitasi,” tutup AKP Adik Agus Putrawan di hadapan awak media.






