Hobi Jadi Penggerak Ekonomi: Bupati Hari Wuryanto Buka Lomba Merpati “Madiun Bangkit Cup”, Target Jadi Event Nasional

  • Whatsapp
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka Lomba Merpati Madiun Bangkit Cup di Desa Grobokan, Kecamatan Jiwan, dalam rangka Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.
Foto: Bupati Madiun Hari Wuryanto membuka Lomba Merpati Madiun Bangkit Cup di Desa Grobokan, Kecamatan Jiwan, dalam rangka Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun.

MADIUN, Nusantaraabadinews.com – Bupati Madiun H. Hari Wuryanto secara resmi membuka Lomba Merpati Babak Selekda Anniversary “Madiun Bangkit Cup” di Lapak Grobokan, Desa Grobokan, Kecamatan Jiwan, Minggu (26/7/2026). Kejuaraan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun tersebut diikuti ratusan penghobi burung merpati dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi pecinta burung merpati, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM dan sektor usaha lokal.

Bacaan Lainnya

Turut hadir dalam pembukaan lomba tersebut Anggota DPRD Kabupaten Madiun Dapil V Mashudi, Camat Jiwan, Kepala Desa Grobokan, serta komunitas penghobi merpati dari Madiun, Ponorogo, Pacitan, Kediri, Blitar, Malang, Pasuruan, Lumajang, Sidoarjo, Surabaya hingga Madura.

Dalam sambutannya, Bupati Hari Wuryanto mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan yang dinilai mampu menjadi wadah silaturahmi sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membantu UMKM berkembang dan menarik lebih banyak penghobi merpati datang ke Kabupaten Madiun,” ujarnya.

Menurut Bupati, kehadiran peserta dari berbagai daerah membawa manfaat langsung bagi pedagang, pelaku UMKM, hingga masyarakat sekitar lokasi perlombaan karena meningkatnya aktivitas ekonomi selama berlangsungnya kegiatan.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas di kalangan komunitas penghobi burung merpati.

Ia menilai burung merpati memiliki filosofi kesetiaan yang patut dijadikan teladan oleh para penghobi maupun masyarakat secara umum.

Kejuaraan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan nilai jual burung merpati. Burung yang berhasil meraih prestasi dalam kompetisi akan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi karena kualitas dan kemampuannya telah teruji.

Bupati Hari Wuryanto berharap penyelenggaraan lomba merpati tidak hanya digelar saat momentum Hari Jadi Kabupaten Madiun, tetapi dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.

Ia bahkan menargetkan “Madiun Bangkit Cup” berkembang menjadi kejuaraan berskala nasional yang mampu menarik peserta dari berbagai wilayah Indonesia.

“Kalau event ini terus berkembang, saya berharap ke depan bisa menjadi agenda nasional sehingga semakin banyak peserta datang ke Kabupaten Madiun,” katanya.

Sebagai simbol dimulainya perlombaan, Bupati Hari Wuryanto bersama Anggota DPRD Kabupaten Madiun Mashudi turut mencoba membalapkan burung merpati di lintasan. Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba.

Ketua Pengurus Lokal (Penglok) Madiun Hermawan Setiadi menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan agenda Seleksi Daerah (Selekda) Pengurus Daerah sebagai ajang penjaringan burung merpati putih untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) yang akan digelar di Bangkalan.

“Peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, dengan total hadiah Rp30 juta,” jelasnya.

Hermawan berharap dukungan Pemerintah Kabupaten Madiun terus berlanjut sehingga kejuaraan merpati di Kabupaten Madiun dapat berkembang menjadi event yang lebih besar dan mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *