SURABAYA, Nusantaraabadinews.com — Secangkir kopi terkadang bukan hanya tentang minuman yang disajikan di atas meja. Dalam suasana yang lebih santai dan tanpa sekat formalitas, kopi dapat menjadi pembuka percakapan, jembatan silaturahmi, sekaligus ruang untuk membangun kepercayaan.
Semangat itulah yang terasa dalam kegiatan ngopi bersama Media Mitra Korem 084/Bhaskara Jaya yang digelar di lingkungan Makorem 084/Bhaskara Jaya, Dukuh Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya, Rabu (12/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 084/Bhaskara Jaya Mayor Cpl Robbi Cahyadi, S.H. untuk mempererat hubungan dengan insan media yang selama ini menjadi mitra dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana sederhana, hangat, dan penuh keakraban. Tidak ada jarak yang terlalu kaku antara jajaran Penerangan Korem dengan para awak media. Percakapan berlangsung secara cair, mulai dari obrolan ringan hingga pertukaran pandangan mengenai pentingnya komunikasi dan sinergi di tengah derasnya arus informasi.
Bagi Mayor Robbi Cahyadi, membangun hubungan baik dengan media tidak cukup hanya dilakukan melalui agenda resmi maupun forum formal. Komunikasi secara langsung dalam suasana yang lebih humanis juga memiliki arti penting untuk menciptakan kedekatan, membangun kesamaan persepsi, serta menjaga hubungan kemitraan agar terus berjalan secara sehat dan berkelanjutan.
Kopi dalam kegiatan tersebut memang sederhana. Namun, dari meja kopi itulah muncul ruang komunikasi yang lebih luas.
Suasana informal memberikan kesempatan kepada masing-masing pihak untuk berbicara secara lebih terbuka. Tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memahami perspektif, tugas, dan tanggung jawab masing-masing.
Komunikasi semacam ini menjadi penting di tengah perkembangan informasi yang semakin cepat. Setiap peristiwa dapat diketahui masyarakat dalam hitungan menit, bahkan detik. Di sisi lain, kecepatan tersebut harus tetap diimbangi dengan akurasi, konteks, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Karena itu, komunikasi yang baik antara institusi dan media menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat.
Media membutuhkan akses informasi yang jelas dan proporsional, sementara institusi juga membutuhkan saluran komunikasi yang mampu menyampaikan berbagai kegiatan dan informasi kepada masyarakat secara tepat.
Dalam konteks tersebut, pertemuan sederhana seperti ngopi bersama dapat menjadi salah satu cara untuk menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat memperoleh informasi. Media tidak lagi hanya menjadi sarana penyampai berita, tetapi juga menjadi bagian penting dari proses komunikasi publik.
Informasi yang disampaikan melalui media memiliki pengaruh besar dalam membentuk pemahaman masyarakat terhadap suatu peristiwa maupun kegiatan institusi.
Karena itu, hubungan antara Korem 084/Bhaskara Jaya dan Media Mitra tidak semata-mata dipandang sebagai hubungan kerja. Lebih dari itu, kemitraan tersebut dibangun melalui komunikasi, saling menghargai, keterbukaan, serta kepercayaan.
Jajaran Penerangan Korem memiliki peran dalam menyampaikan informasi mengenai berbagai kegiatan institusi, sedangkan media memiliki tanggung jawab jurnalistik untuk mengolah dan menyajikan informasi kepada masyarakat.
Kedua peran tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tetapi dapat berjalan beriringan ketika komunikasi dibangun dengan baik.
Hubungan yang harmonis diharapkan dapat menciptakan koordinasi yang lebih efektif, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat memberikan manfaat sekaligus mencerminkan kondisi secara proporsional.
Silaturahmi bukan sekadar bertemu, berjabat tangan, kemudian berpisah. Lebih jauh, silaturahmi merupakan proses merawat hubungan agar tetap terjaga.
Hal tersebut pula yang tercermin dalam kegiatan ngopi bersama Media Mitra Korem 084/Bhaskara Jaya.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk saling mengenal lebih dekat, bertukar pikiran, serta membangun pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Ketika komunikasi dilakukan secara rutin dan terbuka, berbagai persoalan yang muncul dalam proses penyampaian informasi dapat dikomunikasikan dengan lebih baik.
Kepercayaan pun tidak lahir secara instan. Ia tumbuh melalui proses, konsistensi, keterbukaan, serta sikap saling menghargai.
Karena itu, kegiatan silaturahmi menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kemitraan agar tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Kehangatan pertemuan juga tergambar dalam sesi foto bersama. Momen tersebut menjadi simbol sederhana mengenai kebersamaan antara jajaran Penerangan Korem 084/Bhaskara Jaya dengan Media Mitra.
Ada pesan menarik yang dapat dipetik dari kegiatan tersebut. Sinergi tidak selalu harus diawali melalui forum besar dengan susunan acara yang panjang dan formal.
Sebuah meja kopi dapat menjadi ruang untuk membuka percakapan. Dari percakapan, muncul pemahaman. Dari pemahaman, tumbuh rasa percaya. Dan dari kepercayaan itulah kemudian dapat dibangun sinergi yang lebih kuat.
Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa komunikasi kelembagaan juga membutuhkan sisi humanis.
Ketika formalitas mencair, hubungan antarpihak dapat menjadi lebih dekat. Hal itu bukan berarti menghilangkan profesionalisme, tetapi justru menciptakan ruang komunikasi yang lebih sehat.
Bagi institusi seperti Korem 084/Bhaskara Jaya, komunikasi dengan media memiliki arti strategis dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Sementara bagi media, hubungan yang baik dengan sumber informasi dapat membantu proses kerja jurnalistik, terutama dalam memperoleh informasi yang jelas, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan pentingnya pendekatan humanis dalam membangun hubungan antara institusi dan media.
Mayor Cpl Robbi Cahyadi, S.H. menjadi bagian penting dalam upaya menciptakan suasana komunikasi yang terbuka, hangat, dan penuh kekeluargaan.
Komunikasi yang dibangun melalui pendekatan humanis diharapkan dapat memperkuat hubungan antara jajaran Penerangan Korem dengan Media Mitra.
Hubungan tersebut tentunya tidak hanya dibutuhkan ketika ada kegiatan atau agenda tertentu. Sebaliknya, komunikasi perlu dijaga secara berkesinambungan agar kemitraan dapat terus tumbuh.
Sebab kemitraan yang kuat membutuhkan proses panjang. Tidak cukup hanya bertemu sekali atau dua kali. Hubungan harus dirawat melalui komunikasi yang konsisten, sikap saling menghormati, dan keterbukaan dalam menjalankan peran masing-masing.
Era digital membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Informasi dapat menyebar dengan sangat cepat melalui berbagai platform.
Kondisi tersebut memberikan tantangan sekaligus peluang bagi institusi dan media.
Kecepatan menjadi kebutuhan, tetapi akurasi tetap harus menjadi prioritas. Informasi yang cepat namun tidak memiliki konteks dapat menimbulkan kesalahpahaman. Sebaliknya, informasi yang akurat dan disampaikan dengan baik dapat membantu masyarakat memahami sebuah peristiwa secara lebih utuh.
Dalam situasi seperti itu, komunikasi antara institusi dan media menjadi semakin penting.
Hubungan yang dibangun melalui silaturahmi dapat menjadi modal untuk menciptakan koordinasi yang lebih baik ketika informasi dibutuhkan oleh masyarakat.
Kegiatan ngopi bersama Media Mitra Korem 084/Bhaskara Jaya pun dapat dilihat sebagai bagian dari upaya tersebut.
Bukan sekadar bertemu, melainkan menjaga agar jalur komunikasi tetap terbuka.
Kegiatan ngopi bersama akhirnya memberikan makna lebih dari sekadar agenda santai.
Dari pertemuan tersebut tersampaikan pesan bahwa komunikasi merupakan pintu menuju sinergi, sedangkan silaturahmi menjadi salah satu fondasi dalam membangun kepercayaan.
Secangkir kopi memang sederhana. Namun ketika dinikmati bersama dalam suasana penuh kebersamaan, kopi dapat menjadi jembatan yang mempertemukan berbagai perspektif.
Dari sana, komunikasi dapat tumbuh lebih dekat, hubungan semakin erat, dan koordinasi dapat berjalan lebih efektif.
Semangat tersebut diharapkan terus berkembang di lingkungan Korem 084/Bhaskara Jaya. Kemitraan antara jajaran Penerangan Korem dan media bukan hanya dibutuhkan untuk kepentingan sesaat, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi publik yang sehat di tengah dinamika informasi yang terus bergerak.
Pada akhirnya, kemitraan yang baik bukan tentang siapa yang lebih menonjol.
Kemitraan adalah tentang bagaimana setiap pihak menjalankan perannya dengan baik, saling menghormati, memahami batas dan tanggung jawab masing-masing, serta bersama-sama membangun komunikasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut meninggalkan sebuah pesan sederhana namun kuat: jangan pernah meremehkan kekuatan silaturahmi.
Karena itu, kegiatan ngopi bersama Kapenrem 084/Bhaskara Jaya bersama Media Mitra bukan semata-mata tentang menikmati kopi dalam suasana santai.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya merawat hubungan, memperkuat komunikasi, menjaga kepercayaan, sekaligus meneguhkan kemitraan.
Dari meja kopi di Makorem 084/Bhaskara Jaya, semangat kebersamaan itu diharapkan terus menyala. Hubungan antara institusi dan media semakin harmonis, komunikasi publik semakin konstruktif, dan pada akhirnya seluruh proses tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.






