SURABAYA. Nusantaraabadinews.com – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Kominfo Jatim) mengadakan kegiatan Penilaian Tahap III Satu Data Jawa Timur (SATA Jatim) Award Tahun 2024 bagi Pemerintah Kabupaten/Kota, pada Senin (23/9/2024).
Kegiatan yang berlangsung di Lt.4, R. Anjasmoro, Kantor Dinas Kominfo Jatim Surabaya tersebut merupakan tahapan lanjutan dari proses persiapan puncak penghargaan SATA Jatim Award Tahun 2024 bagi pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur.
Adapun peserta pada penilaian tahap III ini ialah, 10 Dinas Kominfo Kabupaten/Kota yang telah lulus menjalani penilaian tahap I dan Tahap II SATA Jatim Award Tahun 2024 bagi Pemkab maupun Pemkot. Yakni, Dinas Kominfo Kab. Pacitan, Dinas Kominfo dan TIK Kab. Ponorogo, Dinas Kominfo dan Persandian Kab. Banyuwangi, Dinas Kominfo Kab. Jombang, Dinas Kominfo Kab. Ngawi, Dinas Kominfo Kab. Pamekasan, Dinas Kominfo Kota Malang, Dinas Kominfo Kota Mojokerto, dan Dinas Kominfo Kota Madiun.
Proses penilaiannya, para peserta melakukan presentasi dengan topik ‘Tata Kelola Data dan Dukungan Terhadap Satu Data Jawa Timur’. Para penilai atau dewan jurinya ialah, enam orang yang berasal dari stakeholder terkait penilaian SATA Jatim, yakni, dari Satu Data Indonesia (SDI) Dini Maghfirra, dari ITS Tony Dwi Susanto, dari UNAIR Fariz Fadillah Mardianto, dari BPS Jatim Ryan Wilmanda Januardi, dan dari Bappeda Jatim, Triatmoko Rahmawan.
Saat ditemui usai acara, Kepala Bidang Data dan Statistik (Kabid Dastik) Dinas Kominfo Jatim Imam Fahamsyah menjelaskan, teknis penilaian Tahap III SATA Jatim Award ini ialah para peserta dipersilahkan melakukan pemaparan atau presentasi selama 15 menit.
“Jadi ada 10 kabupaten/kota di Jawa Timur yang masuk nominasi dari penyisihan di tahap I dan tahap II, lalu dilakukan tanya jawab selama 10 menit. Sehingga total waktu 25 menit yang diperlukan, dari situ dewan juri sudah bisa memberikan penilaiannya,” jelas Imam.
Hasil dari presentasi, lanjut Imam, kemudian langsung di rapat pleno-kan oleh para penilai, sehingga angka kabupaten-kota sudah bisa diketahui hasilnya secara langsung.
“Para peserta memaparkan tata kelola data yang ada di kabupaten/kota masing-masing dimana tata kelola tersebut apakah sudah support terhadap SATA Jatim dan support terhadap Satu Data Indonesia. Dengan begitu diharapkan Provinsi Jawa Timur dan kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur bisa lebih meningkat lagi sistem tata kelolanya, sehingga data yang ada, dapat digunakan menjadi data perencanaan yang baik dan nantinya dapat digunakan sebagai monitoring evaluasi serta perumusan kebijakan yang tepat sasaran,” harap Imam.
Sementara itu, salah satu penilai yang merupakan perwakilan dari Bappeda Jatim, seorang Perencana Ahli Pertama Subdit Data dan Informasi Triatmoko Rahmawan menyampaikan, dari 10 kandidat yang mengikuti penilaian ini, rata-rata peserta sangat-sangat antusias. Menurutnya, mereka membawa yang terbaik pada penilaian Tahap ketiga SATA Jatim Award ini.
“Rata-rata para peserta sudah lumayan bagus, dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Kami mengindikasikan dengan aplikasi mereka, Alhamdulillah rata-rata bagus dan sangat-sangat memuaskan. Terutama terkait dengan data perencanaan, dengan IKD dan IKU,” terang Moko.
Kepada para peserta SATA Jatim Award bagi Kabupaten/Kota, Moko berpesan, supaya tetap melakukan koordinasi, baik itu berupa data yang ada di provinsi, maupun daerah kabupaten/kota. Selain itu, koordinasi baik dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur dan BPS terutama, apalagi BPS merupakan instansi yang mengampu terkait dengan data.
“Dan yang kedua itu ada pembinaan, terutama pembinaan statistik oleh BPS. Harus ada pembinaan dari BPS, karena tidak ada perencanaan tanpa data. Suatu perencanaan yang bagus, tidak akan jalan tanpa adanya data,” pungkas Moko. (vin/hjr)
Dinas KOMINIFO JATIM






