SURABAYA, Nusantaraabadinews.com – Pemandangan tak biasa menarik perhatian di depan gedung Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (14/5/2025). Sebuah mobil tahanan baru milik Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) tampak terparkir mencolok di sisi utara trotoar. Mobil tersebut jauh berbeda dari kendaraan tahanan konvensional yang selama ini dikenal berupa bus atau mobil elf berwarna hijau tua dengan jeruji besi di kaca.
Kini, Kejati Jatim menghadirkan kendaraan yang tampil gagah layaknya kendaraan taktis. Dengan bodi menyerupai Jeep dan dilapisi cat hijau tua yang mengilap, kendaraan ini mencuri perhatian publik. Tak hanya tampilannya yang mencolok, sistem keamanannya juga ditingkatkan drastis.
Setiap sisi kaca mobil, mulai dari bagian depan hingga samping, dipasangi jeruji besi kokoh. Kap mesin bahkan diperkuat dengan ram-raman pelindung baja. Penampilan mobil ini tak hanya menunjukkan modernisasi, tapi juga kesiapan maksimal dalam pengawalan tahanan.

“Bagus, kelihatan gagah, sekilas bentuknya mirip kendaraan taktis. Kayak lebih proper buat jaga tahanan,” ujar Totok, seorang pengunjung PN Surabaya yang menyaksikan langsung kendaraan tersebut.
Kemunculan kendaraan tahanan model baru ini bukan tanpa konteks. Dalam sepekan terakhir, publik dikejutkan dengan beredarnya dokumen resmi berupa surat telegram Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Nomor ST/1192, tertanggal 10 Mei 2025. Telegram tersebut merupakan tindak lanjut atas Telegram Panglima TNI Nomor TR/422/2025 yang dikeluarkan pada 5 Mei 2025.
Isi dari telegram ini memerintahkan pengerahan personel TNI untuk memperkuat pengamanan di seluruh kantor Kejati dan Kejaksaan Negeri (Kejari) di Indonesia. Dalam rincian perintah, disebutkan kebutuhan personel sebanyak satu Satuan Setingkat Pleton (30 personel) untuk Kejati, dan satu regu (10 personel) untuk Kejari.
Telegram ini juga memberikan fleksibilitas pada jajaran untuk berkoordinasi dengan TNI AL dan TNI AU bila terjadi kekurangan personel pengamanan.
Konteks ini memperkuat dugaan bahwa kehadiran mobil tahanan baru ini merupakan bagian dari upaya nasional untuk meningkatkan keamanan institusi kejaksaan, baik dari sisi personel maupun sarana pendukungnya.
Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa kendaraan tahanan berdesain taktis ini bukan produk asing. Karoseri Delimajaya, perusahaan karoseri dalam negeri, telah menampilkan video promosi kendaraan ini sejak awal 2025 melalui akun Instagram resminya.
Dalam video tersebut, terlihat bahwa basis kendaraan ini menggunakan mesin Toyota Hilux, yang dikenal tangguh di berbagai medan. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa Kejati Jatim mulai bertransformasi dalam penyediaan kendaraan operasional yang lebih aman, tangguh, dan modern.(**)






